Jumlah ODP Terus Turun dan Negatif Virus Corona di Kabupaten Bengkalis
Riauterkini.com Rabu, 08 April 2020 12:15 WIB
BENGKALIS - Memasuki hari ke-18 Status Siaga Covid-19 Kabupaten Bengkalis, terjadi penurunan yang sangat tajam terhadap orang dengan pemantauan (ODP) yang pulang dari Malaysia ke Kabupaten Bengkalis.
Hingga, Selasa (7/4/20) jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang ke Kabupaten Bengkalis hanya 11 orang, sedangkan Senin (6/4/20) berjumlah 25 orang.
“Dalam rentang waktu satu minggu belakangan ini memang jumlah kepulangan warga Kabupaten Bengkalis hanya di bawah angka 30 orang, berbeda jauh dengan hari kedua sampai hari ketujuh Status Siaga, kepulangan di atas 100 orang setiap harinya, bahkan ada yang sampai 250 orang,” ungkap Juru Bicara Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Alwizar, S.K.M, Selasa (7/4/20) malam.
Lebih lanjut katanya, jumlah ODP dalam pemantauan sampai dengan Selasa (6/4/20) adalah sebanyak 2.246 orang, sementara yang telah selesai pemantuan sebanyak 1.366 orang. Dari jumlah tersebut, jumlah ODP dengan gejala sebanyak 233 orang (6,45 %) dan orang tanpa gejala sebanyak 3.379 orang (93,55 %).
Sedangkan menurut jenisnya, ODP dari negara terjangkit sebanyak 2.750 orang (76,14 %) dan dari daerah transmisi lokal sebanyak 879 orang (23,86 %), dan ODP ini tersebar di berbagai kecamatan dalam Kabupaten Bengkalis.
Distribusi ODP dari negara terjangkit dengan lima jumlah terbesar adalah Kecamatan Bengkalis sebanyak 1.166 orang, Kecamatan Bantan sebanyak 1.123 orang, Kecamatan Rupat sebanyak 188 orang, Kecamatan Bukit Batu sebanyak 56 orang, dan Kecamatan Rupat Utara sebanyak 52 orang.
Sedangkan distribusi ODP dari daerah transmisi lokal dengan lima jumlah terbesar adalah Kecamatan Mandau sebanyak 186 orang, Kecamatan Bathin Solapan sebanyak 151 orang, Kecamatan Talang Muandau sebanyak 103 orang, Kecamatan Siak Kecil sebnayak 71 orang, dan Kecamatan Bengkalis sebanyak 46 orang.
Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) adalah di RSUD Bengkalis yang masih dirawat sebanyak 3 orang, sedangkan yang sudah pulang karena hasil pemeriksaan swabnya negatif sebanyak 7 orang. Di RSUD Mandau PDP yang masih dirawat sebanyak 2 orang, sudah pulang karena hasil pemeriksaan swabnya negatif sebanyak 1 orang.
Sementara itu, pada Senin (6/4/20) kemarin, ada 1 PDP yang dirawat di RS Pertamina Dumai yang berasal dari rujukan Klinik Pertamina UP. II Sungai Pakning.
Serta, 1 PDP yang positif terkonfirmasi corona masih dirawat di RSUD Arifin Achmad. PDP ini adalah yang dirujuk dari Medikal Klinik Awal Bross Base Camp Duri beberapa waktu yang lalu, dan informasi dari Ketua Tim RSUD Arifin Achmad yang merawatnya diketahui bahwa kondisi PDP semakin membaik.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis secara terus-menerus melakukan upaya pencegahan secara maksimal, diantaranya dengan mengawasi secara ketat ODP karantina mandiri dengan pelaksana di lapangan adalah kelurahan dan pemerintahan desa, ketua RW dan ketua RT dibantu oleh petugas Babinkamtibmas dan Babinsa dengan mengoptimalkan Sistem Kewaspadaan Dini Respon (SKDR) oleh bidan desa dan pustu.
“Dengan mengawasi status kesehatan ODP setiap hari dan menemukan ODP dengan gejala secara cepat dan melakukan upaya medis merupakan salah satu upaya pencegahan yang paling efektif mengatasi covid-19 di daerah kita,” terangnya.
“Selain itu, upaya desinfeksi pada tempat-tempat yang potesial virus covid-19 terus dilakukan. Dan kepada pemilik tempat-tempat umum kita lakukan edukasi tentang cara melakukan desinfeksi serta cara membuat larutan desinfektan, sehingga mereka bisa melakukannya secara mandiri, termasuk di tempat-tempat ibadah,” sebutnya lagi.
Kesempatan ini, dia mengimbau kepada masyarakat, tetap tenang dan menyampaikan ke ketua RW dan ketua RT serta petugas kesehatan seandainya ada anggota keluarga yang datang atau kembali dari negara terjangkit dan/daerah transmisi lokal.
“Hal ini sangat penting, agar kami dapat mendeteksi secara awal dan memberikan edukasi tentang tata cara karantina mandiri di rumah dan mencegah penularan kepada anggota keluarga jika seandainya yang bersangkutan terpapar virus itu. Jangan lupa, jaga jarak ketika berbicara dengan orang lain dan hindari pertemuan dan kerumunan orang ramai demi keselamatan bersama," imbuhnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Sentuhan Tangan Dingin Kasmarni, Bengkalis Juara Umum MTQ Riau 2023
-
Sosial
Bupati Kasmarni Optimis Warga PKNR Mampu Bersinergi Bersama Pemda dan Masyarakat
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Teken Mou dan Soft Launching Mal Pelayanan Publik
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Sosial
Bupati Kasmarni Ikut Rapat Bersama Plt. Gubri Bahas Sejumlah Isu Pembangunan
-
Traveler
Bupati Kasmarni Semangati Kafilah Bengkalis di Pawai Taaruf MTQ Provinsi Riau di Inhu

