- Home
- Lingkungan
- Asap Kian Pekat, Diskes Dumai Bagikan 10 Ribu Masker Gratis
Asap Kian Pekat, Diskes Dumai Bagikan 10 Ribu Masker Gratis
Selasa, 06 Oktober 2015 17:45 WIB
DUMAI - Kualitas udara di Kota Dumai saat ini sudah mencapai level 432 Partikel Suspensi Indeks (PSI), guna mencegah penyakit ISPA pada masyarakat khususnya anak usia dini, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai telah membagikan sebanyak 10.000 masker sejak Senin (5/10) lalu hingga hari ini (Selasa, red).
Dengan kualitas udara yang telah memasuki bahkan kerap memasuki kategori Berbahaya sejak beberapa waktu terakhir, masyarakat Kota Dumai dihimbau untuk mengurangi aktivitas diluar rumah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H.Faisal,SKM menyebutkan, kian memburuknya kualitas udara di Kota Dumai saat ini terjadi akibat telah tercemar oleh kabut asap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Tingkat pencemaran udara pada pagi hari ini (Selasa, red) telag berada di level garis merah yang artinya sudah sangat membahayakan bagi kesehatan dan dapat memicu munculnya penyakit pernapasan seperti ISPA dan beberapa penyakit lainnya seperti Batuk Pilek, Pneumonia, Asma atau Sesak Napas, Iritasi Mata dan Kulit," katanya, Selasa (6/10).
Lebih lanjut Faisal mengatakan bahwa, bahayanya kualitas udara di Kota Dumai terjadi akibat partikel halus sejenis abu akibat Karhutla yang menyatu dengan ruang udara sehingga membuat udara tidak sehat dan berbahaya untuk dihirup.
"Untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit ISPA dan berbagai penyakit lainnya, Dinas Kesehatan telah membagikan sedikitnya 10.000 masker gratis yang disebar kebeberapa Sekolah yang ada di Kota Dumai," sebutnya.
Dijelaskan H.Faisal,SKM, pembagian masker sebanyak 10.000 pcs tersebut telah dilakukan Dinkes Kota Dumai kebeberapa sekolah seperti SMA Negeri Binaan Khusus (Binsus) Purnama, SMA Negeri 2 Dumai Jalan Puteri Tujuh, SMA Negeri 1 Kota Dumai Jalan Bagan Besar, SMK Negeri 1 Purnama, MAN Dumai Jalan Jakolin, SMP Negeri 1 Jalan Pattimura, SMP Negeri 7 Purnama, MTs AlFalah Jalan Hayam Wuruk, dan beberapa Sekolah Dasar yang berada di Kota Dumai.
"Mengapa anak sekolah yang menjadi sasaran utama pembagian masker kali ini, pasalnya anak-anak diusia dini akan lebih mudah terjangkit berbagai macam penyakit yang dapat ditimbulkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.
Tak hanya itu, Faisal juga menghimbau bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit Paru-paru, penyakit Jantung, penyakit Asma, Bayi serta Balita, Ibu Hamil serta lanjut usia (Lansia) agar tetap tinggal dan berada didalam rumah hingga kondisi udara di Kota Dumai kembali membaik, dengan pintu dan jendela tertutup agar tidak terkontaminasi dengan udara yang kualitasnya sudah bercampur dengan partikel debu halus akibat Karhutla.
"Dan setiap orang yang melaksanakan aktivitas diluar ruangan agar mengenakan masker, memperbanyak mengkonsumsi atau minum air putih untuk mengurangi efek akibat debu Karhutla seperti dehidrasi dan efeklainnya. Dan segera hubungi Puskesmas terdekat jika terkena gejala penyakit ISPA atau penyakit lainnya akibat kabut asap Karhutla," tutupnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Kesehatan
Wawako Dumai Imbau Masyarakat Dukung Program 2 Anak Cukup
-
Ekbis
Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan
-
Sosial
Pemko Dumai Tetapkan Tarif Air Minum

