• Home
  • Ekbis
  • Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan

Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan

Minggu, 16 Juli 2017 15:54 WIB
DUMAI - Walikota Dumai Zulkifli AS mengumpulkan sejumlah pimpinan perusahaan industri di wilayah operasi Kecamatan Sungai Sembilan, di rumah dinasnya Jalan Putri Tujuh, Dumai Timur.

Orang nomor satu di Kota Dumai meminta kepada seluruh perusahaan bisa memberikan sumbangsihnya kepada pemerintah daerah dalam rangka mensukseskan program pembangunan yang sedang dilaksanakan.

"Saat ini kami keterbatasan anggaran untuk pembangunan, makanya saya undang bapak-bapak untuk membantu pemerintah mensukseskan program pembangunan," ucap Zulkifli As, kepada pimpinan perusahaan.

Pada kesempatan itu, Walikota juga mengenalkan pimpinan baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Pelabuhan Dumai Berseri Nurul Amin. Diharapkan perusahaan industri bisa membantu gerak BUMD.

"Saya harapkan BUMD bisa bekerjasama dengan sejumlah perusahaan swasta di Dumai, karena hal ini akan berpengaruh terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah ini," ucap Walikota Dumai.

Menurutnya, jika BUMD bekerjasama secara maksimal dengan perusahaan industri, maka besar pula pendapatan asli daerah. Secara otomatif pula program pembangunan sesuai visi-misi akan berjalan maksimal.

"Setelah pertemuan ini mudah-mudahan ada penjajakan kerjasama yang berlanjut kepada kesepakatan kerja yang tertuang dalam MoU. Dan kedua belah pihak bisa memberikan manfaat bagi pembangunan daerah," jelasnya.

Zulkifli juga menyinggung masalah pembangunan jalan lingkar Parit Kitang. Diharapkan adanya bantuan dari perusahaan untuk menyelesaikan proyek jalan tersebut sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial.

"Saya siap menghadap pimpinan-pimpinan perusahan yang ada di Pusat untuk mebicarakan hal ini, saya meminta kepada perwakilan perusahaan yang datang pada hari ini agar segera menyampaikan hal ini," ujar Zul As.

Sebelum menyudahi, kata Walikota Dumai, dengan terwujudnya jalan Parit Kitang tersebut secara otomatis mobil angkutan industri tidak lagi melintasi jalan masyarakat yang padat penduduk.

(rdk/rdk)
Tags
Komentar