- Home
- Lingkungan
- Banjir Besar Kepung Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar
Banjir Besar Kepung Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar
Jumat, 06 Desember 2013 18:49 WIB
PEKANBARU - Guyuran hujan dewas secara terus menerus pada Jumat dini hari hingg siang ini menyebabkan Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru dan Kabupaten Kampar dilanda banjir besar.
Sebanyak 12 kecamatan di Kota Pekanbaru dan beberapa kecamatan di Kabupaten Kampar pada titik-titik tertentu terendam air dengan ketinggian yang bervariasi.
Banjir itu antara lain melanda Kecamatan Tampan, Tenayan Raya, Rumbai, Rumbai Pesisir, Limapuluh Kota, Senapelan, Sukajadi, Sail, Payung Sekaki, Kecamatan Pekanbaru Kota, serta Marpoyan Damai dan Bukit Raya.
Sementara di Kabupaten Kampar, banjir besar terjadi di sejumlah titik pada Kecamatan Siak Hulu yang berbatasan dengan Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Banjir menyebabkan ribuan rumah terendam dan aktivitas sejumlah warga menjadi terganggu.
Puluhan bangunan sekolah yang berlokasi di sejumlah kecamatan di dua kabupaten/kota tersebut juga terpantau turut terendam dengan ketinggian air maksimum satu meter. Sejumlah ruas jalan utama kota juga tampak terendam, seperti Jalan Subrantas, Soekarno Hatta dan sejumlah kawasan perumahan turut mengalami banjir.
Pantauan di beberapa kawasan perumahan di Kecamatan Tampan dan Rumbai, Pekanbaru, sejumlah warga harus memindahkan barang-barang berharga karena air menggenang hingga ke dalam rumah.
Begitu juga di beberapa kompleks perumahan di Kecamatan Siak Hulu, Kampar, terutama di wilayah Perumahan Gading Permai, banjir menyebabkan aktivitas warga terganggu. Beberapa sekolah juga terpaksa meliburkan aktivitas pendidikannya karena banyak ruang kelas yang turut terendam.
Beberapa kantor dinas pemerintahan di dua daerah kabupaten/kota juga terendam dengan ketinggian air melebihi mata kaki. Banjir juga menyebabkan sejumlah kendaraan, mobil dan sepeda motor mengalami kecelakaan.
Sejumlah warga mengaku banjir kali ini merupakan yang terparah sepanjang tahun 2013. "Daerah yang biasanya tidak pernah banjir kali ini terendam dan parah," kata Guntur, warga Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Menurut Indra, warga Pekanbaru lainnya mengatakan, banjir juga sempat menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kecelakaan. "Tadi ada truk yang terbalik dan warga harus bersih-bersih rumah dan ada juga sampai mengungsi," katanya.
Chaidir, warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru, mengatakan, banjir juga menyebabkan ratusan rumah di wilayah Panam terendam dan kondisinya merupakan yang terparah.
"Jalan-jalan terendam di beberapa titik. Kondisi seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya," kata dia. Hujan sampai Jumat sekitar pukul 11.00 WIB juga masih mengguyur Pekanbaru.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

