- Home
- Lingkungan
- Kemarau Panjang, Warga Kepulauan Meranti Manfaatkan Air Parit
Kemarau Panjang, Warga Kepulauan Meranti Manfaatkan Air Parit
Sabtu, 08 Maret 2014 13:49 WIB
SELATPANJANG - Hujan tak kunjung mengguyur, Kemarau panjang terjadi sudah beberapa bulan di Kabupaten Kepulauan Meranti, air bersihpun sudah sulit terpenuhi untuk kebutuhan kesahari-hari bagi masyarakat di Kabupaten termuda di Provinsi Riau ini.
Jika di ibu Kota Kabupaten (Kota Selatpanjang) banyak warga memanfaatkan air sumur bor untuk kebutuhan mencuci dan mandi, itu jauh berbeda terjadi di Desa Kuala Merbau Kecamatan Pulau Merbau.
Kepala Desa Kuala Merbau, Efendi Alwi saat diwawancarai wartawan, Sabtu (8/3/2014)pagi membeberkan, dimusim kemarau ini, masyarakat didesanya terpaksa harus memanfaatkan air parit untuk memenuhi semua kebutuhan. Mulai dari kebutuhan mandi, mencuci hingga memasak dan untuk diminumkan.
Air parit yang menyelamatkan kebutuhan warga itu, Kata Efendi, yaitu air bewarna merah bersih yang diambil diparit-parit yang mengalir deras dilingkungan Perkebunan Karet Darat Redang (perkebunan karet di Desa Kuala Merbau), air ini juga lebih familiar disebut warga setempat dengan sebutan air redang (air merah darat redang).
Menurut Efendi, air redang ini jauh lebih jernih, bersih dan enak dikosumsi serta tidak diragukan jika dibanding dengan air sumur bor yang terlihat keruh dan mempunyai rasa agak sedikit payau (asin).
Hal seperti ini juga sebutnya, sudah terjadi di Desa Kuala Merbau sejak zaman nenek moyang nya dahulu, disetiap musim kemarau datang, takala air diperigi (Sumur) dan dibak penampung setiap rumah warga sudah mengalami kekeringan hebat.
Dalam kondisi seperti ini, tambah Efendi, bukan hanya warga didesanya yang memanfaatkan air merah di darat redang tersebut untuk kebutuhan sehari, tetapi para warga dari desa tetangga (Desa Tanjung Bunga) juga ikut sama karna mengalami kesulitan air besih. ***(rud)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

