Pemilik Melunak, Sisi Jalan Hang Tuah Duri Dilebarkan

Minggu, 05 Januari 2014 17:42 WIB

DURI - Pagar rumah milik keluarga marga Hasibuan di depan Rumah Sakit Thursina Jalan Hang Tuah Duri dibongkar dengan menggunakan alat berat backhoe loader Ahad (5/1/14).

Pembongkaran tersebut dilakukan setelah ahli waris pemilik tanah, Hasrul Hasibuan yang tinggal di Jakarta memberi izin kepada Pemerintah daerah untuk menggunakan tanah itu untuk kepentingan jalan umum.

Camat Mandau Hasan Basri beserta staf turun langsung memantau pembongkaran pagar tersebut pagi kemarin. Kasubag TU UPTD PU Kecamatan Mandau, Deny Charna juga terlihat berada di lapangan. Juga ada perwakilan pemilik tanah.

"Pembongkaran ini kita lakukan setelah ahli waris pemilik merelakan tanah mereka dipakai untuk kepentingan pelebaran jalan. Sedianya, ganti ruginya akan dibayar tahun 2013 lalu. Karena terkendala pengesahan BPN, rencananya ganti rugi itu akan dibayar setelah ketok palu APBD 2014 nanti. Insya Allah. Ahli waris pemilik tidak keberatan," jelas Camat H Hasan Basri.

Usai dibongkar dan tanah hitamnya dikeruk, menurut Camat, badan jalan yang menyempit di tempat tersebut akan segera diperlebar.

Untuk tahap awal akan diupayakan menebar base. Selanjutnya akan dilakukan proyek betonisasi. Pasalnya, pengaspalan dinilai tidak memungkinkan lantaran volumenya sangat terbatas.

Ditambahkan camat, sejak tahun 2007 silam, ada empat pemilik tanah di tiga titik di Jalan Hang Tuah yang belum bersedia tanahnya digunakan untuk pelebaran jalan dengan berbagai alasan.

Total luas keempat persil tanah itu 671 meter persegi. Masing-masing terletak di depan RS Thursina, dekat Jalan Swadaya dan dekat Bank Mandiri Hang Tuah.

"Berkat pendekatan dari hati ke hati dan silaturrahim yang kita jalin secara intensif, Alhamdulillah keempat pemilik tanah yang terkena pelebaran jalan itu bisa merelakan lahan mereka dipakai untuk kepentingan umum. Mereka pun sepakat nilai ganti ruginya sama dengan yang diterima warga lain tahun 2006 dan 2007 lewat," pungkasnya.***(hen) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar