• Home
  • Lingkungan
  • Pemkab Rohil Imbau Masyarakat Jangan Alih Fungsi Lahan

Pemkab Rohil Imbau Masyarakat Jangan Alih Fungsi Lahan

Senin, 06 Januari 2014 17:01 WIB

BAGANSIAPIAPI - Warga Kabupaten Rokan Hilir diimbau tidak melakukan alih fungsi lahan, dari pertanian menjadi areal perkebunan kelapa sawit. Hal itu perlu dilakukan, sebagai salah satu upaya agar sentral pertanian tidak berkurang. 

“Kita setuju agar masyarakat tak alih fungsi lahan, bukan berarti kita tak mengizinkan masyarakat untuk berkebun, hanya saja untuk menyesuaikan dengan areal yang ditanam,” kata Kepala Dinas Perkebunan Pemda Rohil Syahril, akhir pekan lalu.

Bila menggunakan lahan pertanian untuk berkebun, lanjutnya, hasil pertanian sawit juga kurang bagus, jadi hanya mengurangi lahan pertanian saja.

Lanjutnya, pihaknya mendukung apabila masyarakat ingin berkebun terutama untuk menanam sawit, namun kurang tepat apabila lahan pertanian dialih fungsikan untuk menanam sawit.

“Kalau menanam sawit itu tidak boleh di areal yang banyak air. Nah, kalau lahan pertanian kan biasanya banyak genangan air makanya kurang bagus apabila ditanami kelapa sawit,” jelasnya.

Dengan demikian, bukan berarti pihaknya tak melakukan peluasan lahan perkebunan, karena juga merupakan program yang harus dijalankan, sebab salah satu sektor yang mensejahterakan masyarakat adalah perkebunan terutama komoditi kelapa sawit.

“Perluasan lahan perkebunan tetap ada, namun kita sesuaikan dengan areal, kita tak menggunakan areal pertanian melainkan areal perkebunan yang memang cocok untuk ditanam sawit," pungkasnya. 

Pujud Potensi Pengembangan Pertanian

Potensi pengembangan ternak sapi di kecamatan Pujud cukup besar. Ini mengingat masih tersedianya lahan yang luas di beberapa kepenghuluan di kecamatan tersebut. Penilaian ini diungkapkan anggota DPRD Rokan Hilir Darmalis, kemarin.

Menurut Darmalis, ketersediaan pakan yang diperlukan juga memadai, sehingga dirinya optimis bahwa potensi di bidang peternakan bila benar-benar dijalankan dengan baik di Pujud bakal mampu mengangkat kesejahteraan warga.

"Kita lihat lahan yang belum dimanfaatkan itu masih banyak, di sisi lain pakan juga ada dari lahan yang tersedia itu, maka kita minta kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rohil untuk dapat melakukan program pengembangan ternak dengan sasaran khususnya di Kecamatan Pujud," ujar Darmalis.

Peningkatan potensi peternakan ini menurut Darmalis dapat disebut sebagai alih kegiatan bagi warga setempat, mengingat telah terjadi penurunan hasil tangkap ikan sungai.

"Orang sekarang sudah kesulitan mencari ikan, jadi kalau dialihkan dengan kegiatan beternak bagi warga yang kehilangan kegiatan potensi, maka pasti terjadi penyerapan tenaga kerja secara tak langsung," jelasnya.

Lanjutnya, peternakan tidak hanya menyangkut daging saja, tapi ada siklus kegiatan lainnya, pengembangan untuk pupuk kompos dan lain-lain. "Pasti banyak kegiatan yang dapat dijalankan tidak semata pada menjaga hewan ternak saja," pungkasnya. (hr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar