Pendemo Desak Kadis DKP Pekanbaru Dipecat

Selasa, 14 Juni 2016 13:09 WIB
PEKANBARU - Ratusan aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pekanbaru dan Buruh PT. MIG mendatangi kantor Walikota Pekanbaru menuntut pembayaran gaji pekerja yang sudah dua bulan menunggak, Selasa (14/6/16).

Dengan menunggaknya pembayaran gaji pekerja itu, membuat sampah di Kota Pekanbaru dua pekan terakhir terlihat kumuh. Tidak hanya itu, pendemo juga mendesak Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dipecat.
 
"Ada indikasi Kepala DKP sengaja tidak mau membayar gaji pekerja, sehingga menimbulkan persoalan sampah yang menyusahkan semua pihak menjadi menumpuk," kata Satrio Rachmanzan, Koordinator Aksi dari HMI Pekanbaru.

"Kami kader-kader HMI Pekanbaru membantu para pekerja mendapatkan haknya. Bayar gaji mereka atau Kadis DKP dipecat dari jabatannya," teriak Satrio Rachmanzan, dalam orasinya di depan Kantor Walikota Pekanbaru. 

Dikatakan Satrio, sampah sudah menjadi masalah sangat serius karena tak diangkut. Hal itu terjadi karena hak para pekerja berupa gaji sudah dua bulan tidak dibayarkan oleh instansi terkait. 

"Hari ini, kami rela meninggalkan kuliah demi membantu para pekerja PT MIG mendapatkan haknya. Bayar gaji pekerja sekarang juga!" teriak aktivis HMI lainnya yang disahut pekik semangat para pendemo. 

Sampai saat ini aksi demo tersebut masih berlangsung di luar pagar gerbang Kantor Walikota Pekanbaru. Belum ada pejabat yang menemui mereka. Sementara pengamanan dilakukan cukup ketat.

(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar