- Home
- Lingkungan
- Presiden SBY Didesak Tetapkan Kabut Asap sebagai Bencana Nasional
Presiden SBY Didesak Tetapkan Kabut Asap sebagai Bencana Nasional
Jumat, 14 Maret 2014 13:43 WIB
PEKANBARU - Seratusan demonstran massa yang tergabung dalam Masyarakat Anti Kabut Asap Riau (MASKER) melakukan aksi di depan kantor gubernur, Jumat (14/3/14).
Mereka menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera menetapkan musibah kabut asap di Riau sebagai bencana nasional.
"Jika tidak ditanggapi, kami sarankan untuk meminta bantuan asing seperti Austalia, Malaysia dan Singapura untuk membantu memadamkan api di lahan yang terbakar," tukas Zainuddin MK, Koordinator Lapangan (Korlap) MASKER dalam orasinya.
Selain itu, tambahnya, Gubernur Riau Annas Maamun untuk menyurati presiden dan Menteri Kehutanan (Menhut) agar segera menghentikan penambahan areal hak guna usaha (HGU) dan Hutan Tanaman Industri (HTI) baru.
"Bagi perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran lahan, segera cabut izin operasionalnya," tegasnya.
Di samping melakukan orasi, para demonstran juga melakukan aksi teaterikal. Beberapa menit sebelum mengakhirnya aksi, massa MASKER lalu dijumpai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Zainal Ismail.
Ketika menjumpai para pengunjukrasa, Zaini lalu didaulat untuk meniup lillin ulangtahun ke-17 Provinsi Riau Diselimuti Kabut Asap.
Dalam orasi itu terjadi kericuhan, ketika massa dari kelompok lain bergabung dan bersiap-siap melakukan aksi membakar ban bekas. Untungnya, rencana itu dicegah aparat kepolisian yang mengawal aksi unjukrasa tersebut.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

