Sampah Berserak di Sepanjang Jalan Dumai-Pelintung

Minggu, 27 Oktober 2013 15:45 WIB

DUMAI - Sepanjang jalan Dumai-Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, kini kondisinya tak seindah dulu. Pasalnya, sepanjang jalan itu saat ini sudah banyak dijadikan masyarakat untuk tempat pembuangan sampah. 

Tumpukan sampah itu terlihat menggunung dan menyebarkan bau yang tidak sedap. Bila lewat di jalan mulus yang baru selesai dibangun dengan sistim rigid pavement, maka bau busuk yang menyengat akan tercium. 

"Banyak bertebaran tumpukan sampah di sisi jalan ini. Tidak saja menganggu pemandangan, tetapi juga menyebarkan bau yang tidak sedap,” tutur Afrimen, seorang warga Dumai, yang bekerja di Kawasan Industri Pelintung, Sabtu (26/10/13). 

Posisi tumpukan sampah bisa dilihat mulai dari ruas jalan di kawasan Bukit Batrem hingga Kelurahan Pelintung. Kalau untuk titik tumpukan sampah sendiri jumlahnya mencapai belasa. 

Sejumlah warga setempat mengatakan, banyaknya tumpukan sampah itu disebabkan belum adanya angkutan sampah ke kawasan tempat pembuangan akhir (TPA). 

Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga tahun belakangan. Bahkan, kawasan pemukiman terus bertumbuhan di Kecamatan Medang Kampai itu menyusul beroperasinya sejumlah pabrik dan industri di Pelintung. 

"Jumlah pemukiman penduduk kian hari kian bertambah banyak, tetapi tidak ada tempat pembuangan sampah. Mobil sampah yang ada di Dumai juga tidak sampai ke sini," ungkap Nezar. 

Makanya, kata dia, sejumlah masyarakat terpaksa membuang sendiri pada tempat-tempat itu. Untuk itu, warga minta pihak Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Pertamanan Dumai untuk mencari solusi bagi sampah warga tersebut. 

"Kita harapkan ada juga angkutan mobil sampah itu sampai ke sini. Karena di sini memang tidak ada tempat pembuangan sampah yang sudah ditetapkan," ujarnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar