DKP Bengkalis Siapkan Tata Kelola Sumberdaya Perikanan
Rabu, 01 Januari 2014 20:21 WIB
BENGKALIS - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bengkalis saat ini sedang mempersiapkan tata kelola pemanfaatan sumberdaya perairan, khususnya perikanan. Tata kelola tersebut merupakan upaya dalam memanfaatkan sumberdaya perairan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Kita sudah menggelar pertemuan awal terkait dengan rencana ini dan sosialisasi ke masyarakat khususnya masyarakat nelayan akan dilakukan dalam berbagai kesempatan. Inti dari program ini adalah bagaimana sumberdaya perairan, khususnya perikanan bisa dimanfaatkan secara optimal tapi tetap berkelanjutan,” ujar Kepala DKP melalui Kasi Konservasi dan Perlindungan Habitat, Mukhlizar kepada wartawan, Rabu (1/1).
Dikatakan, sistem pengelolaan dalam pemanfaatan sumberdaya perikanan di Kabupaten Bengkalis akan dilakukan di seluruh kecamatan, khususnya kecamatan yang memiliki wilayah perikanan.
Pada tahap awal, DKP melakukan pendataan keseluruhan armada tangkap lengkap dengan jumlah dan jenis alat tangkap di setiap perkampungan nelayan.
Selanjutnya berdasarkan data tersebut, akan dibandingkan dengan daya dukung perikanan. Sehingga bisa diketahui tingkat optimalisasi pemanfaatan perikanan dengan tetap menjaga kelestariannya.
“Nah, berdasarkan data ini juga nanti kita bisa mengetahui kecamatan mana saja yang masih memungkinkan penambahan armada. Kaitannya nanti dengan izin, kalau masih memungkinkan maka izin akan dikeluarkan. Namun, kalau tidak maka sebaliknya izin tidak akan dikeluarkan,” ujar pria yang akrab disapa Mong ini.
Dalam kesempatan itu, Mukhlizar menjelaskan DKP sama sekali tidak membatasi jumlah ikan yang ditangkap oleh nelayan. Namun, sebaliknya bagaimana dengan armada yang mereka miliki, jumlah tangkapan bisa optimal tapi ekosistem perikanan tidak terganggu.
“Kalau hasil tangkapan optimal tentu berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan nelayan. Tujuan kita sebenarnya itu, ekosistem tidak rusak tapi nelayan bisa sejahtera dari generasi ke generasi,” katanya. (mar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

