DKP Meranti Gandeng BPPP Medan Latih 30 Nelayan Kuasai Mesin Diesel
Rabu, 14 Oktober 2015 12:36 WIB
MERANTI - Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam melakukan perawatan mesin diesel kapal penangkap ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Meranti menggandeng Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Medan.
Pelatihan perawatan mesin diesel kapal penangkap ikan merupakan program lanjutan kelautan perikanan di Kepulauan Meranti.Diharapkan pelatihan ini dapat mengadopsi teknologi baru yang lebih produktif dan dimotivasi agar mampu bekerjasama dalam mengembangkan ketrampilan sehingga kegiatan tersebut tumbuh berkembang kompetitif dan menguntungkan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Meranti, Drs Askandar Rabu (14/10/2015) mengatakan, pelatihan yang digelar bertujuan agar para nelayan dapat menguasai teknologi usaha dan ekonomi sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta pendapatannya secara langsung maupun tidak langsung yang terus berkembang diantara sesama nelayan.
"Program pelatihan ini dilaksanakan atas dasar amanat menteri kelautan dan perikanan yang tertuang dalam peraturan menteri kelautan dan perikanan nomor PER 21/MEN/2010 tentang pedoman pelaksanaan pelatihan industrialisasi kelautan dan perikanan," katanya menambahkan.
"Dimana pelatihan industrialisasi bidang permesinan disebut merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dimana salah satunya melalui pelatihan bagi nelayan dan penangkap hasil perikanan dalam wadah kelompok nelayan," kata Askadar.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Meranti,Efialdi menambahkan pelatihan perawatan mesin diesel kapal penangkap ikan dalam rangka program lanjutan kelautan dan perikanan bidang permesinan di Kabupaten Kepulauan Meranti di ketuai oleh Kepala BPPP Medan, Pola S.T Panjaitan,A.Pi,MM, dan pemateri Widyaiswara BPPP Medan, Parlindungan Pasaribu,SIP
"Penyelenggara pelatihan ini adalah (BPPP) Medan sesuai dengan SK kuasa pengguna anggaran Nomor :KEP.462/BPPP-MDN/KP.110/IX/2015 tanggal 25 September 2015,dimana seluruh biaya kegiatan ditanggung oleh BPPP Medan,sasarannya adalah 30 orang nelayan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang mempunyai profesi sebagai nelayan yang tersebat di 9 kecamatan,"ungkap Efialdi.
Efialdi juga menambahkan bahwa para peserta yang lulus mengikuti pelatihan teori dan praktek akan diberikan sertifikasi kelulusan perbaikan mesin diesel kapal dari NSP (Nasional Sertifikasi Permesinan) yang sudah diakui secara nasional.
"Kegiatan ini berlangsung pada 13- 18 Oktober, praktek dibagi kedalam tiga kelompok dimana satu kelompok di beri satu mesin lengkap dengan spare part,onderil dan peralatan lainnya untuk dibongkar dan di rakit kembali," kata Efiald.
(adv/hum)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

