• Home
  • Hukrim
  • Tukang Pijit Cantik Tewas Tanpa Busana di Kamar Wisma Yani Pekanbaru

Tukang Pijit Cantik Tewas Tanpa Busana di Kamar Wisma Yani Pekanbaru

Rabu, 14 Oktober 2015 12:39 WIB
PEKANBARU - Juju Maesaroh alias Maya (24) warga Jalan Arjuna, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki yang berprofesi sebagai tukang pijat ditemukan tidak bernyawa disebuah kamar penginapan Wisma Yani, Senin (12/10/2015) dalam keadaan tanpa busana dan ditutupi selimut.

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh dua petugas wisma bernama Febri Soni Sumbari (29) dan M Anggi Pranata (21). Menurut kedua petugas wisma tersebut sekitar pukul 21.00 WIB dengan diantar oleh tukang ojek, korban tiba di wisma yang berada di Jalan Pepaya, Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi.

"Setibanya diwisma, korban langsung menuju kamar 109. Dikamar tersebut seseorang diketahui berinisial AI sudah menunggu korban untuk dipijat," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sukajadi, Kompol Jasamen Manurung, Rabu (14/10/2015).

Jasamen menuturkan, beberapa jam setelah korban masuk kekamar tersebut. Sekitar pukul 22.30 WIB, AI yang merupakan penyewa kamar 109 tersebut pergi meninggalkan wisma dengan alasan pergi mencari makan. Selepas kepergian AI, korban tidak juga keluar kamar dan akhirnya kedua petugas wisma coba memeriksa ke kamar 109.

"Setelah masuk kekamar 109, Anggi dan Febri dikagetkan dengan ditemukannya korban dengan kondisi terduduk dilantai bersandar diranjang tanpa busana dibalut selimut dan kepala yang ditutup dengan dua buah bantal. Ketika diperiksa, korban sudah tidak bernyawa lagi," kata Jasamen.

Mengetahui kejadian tersebut, dijelaskannya, kedua saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukajadi sekitar pukul 00.10 WIB. Mendapat laporan, petugas langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan olah TKP dan ditemukan beberapa barang bukti yang diduga memiliki keterkaitan dengan kematian korban.

"Dari hasil olah TKP, korban ditemukan dengan kondisi kepala ditutup dua buah bantal dan dileher korban terlihat berdarah serta ada bekas cekikan. Saat itu juga, jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad untuk diautopsi," jelasnya.

Selain melakukan evakuasi terhadap jasad korban, Kapolsek melanjutkan, di TKP ditemukan beberapa barang bukti berupa, sebuah tang, sebilah pisau, dua buah obeng dan sebuah gunting. Dari hasil penyelidikan sementara, penyebab tewasnya korban, karena dibunuh. Terbukti dari bekas jeratan dileher hingga tidak bisa bernafas.

"Beberapa barang bukti sudah kita amankan, saat ini kita masih lakukan penyelidikan dan mengejar AI yang diduga sebagai pelaku pembunuhan tersebut, kita juga sudah kantongi identitas serta ciri-ciri pelaku yang kini ditetapkan sebagai DPO," tukas Kapolsek.

(rdk/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Asusila
Komentar