• Home
  • Maritim
  • Dishub Dumai tak Mau Buka Bandara Pinang Kampai

Dishub Dumai tak Mau Buka Bandara Pinang Kampai

Sabtu, 04 Januari 2014 10:36 WIB

DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perhubungan sejak 17 Desember lalu resmi menutup operasional bandara Pinang Kampai dijalan Soekarno-Hatta Kota Dumai. Penutupan dilakukan lantaran Pertamina RU II Dumai tidak mengindahkan surat Walikota untuk mengurus sertifikasi Bandara tersebut.
 
Dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (3/1/2014), Kadishub Dumai H. Taufik Ibrahim menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membuka bandara pinang kampai sebelum Pertamina mengurus sertifikasi bandara.
 
'Banyak peralatan pendukung bandara yang rusak seperti X Ray yang tidak dapat berfungsi, landasan pacu yang dihalangi pepohonan dan minimnya fasilitas keselamatan penerbangan. Oleh karena itu kita menutup izin operasional bandara hingga Pertamina menunjukkan sertifikasi dari kementerian Perhubungan,' kata Taufik.
 
Menurut Taufik, tidak satupun pesawat yang boleh mendarat di lapangan terbang pinang kampai terutama pesawat yang memiliki seet diatas 30 kecuali pesawat carteran dan helikopter serta pesawat TNI AU masih tetap beraktifitas seperti biasa di bandara tersebut.
 
Diakui Taufik, pihaknya sudah berulangkali menyampaikan kepada Pertamina agar mengurus sertifikasi di Kementerian Perhubungan RI, namun hingga kini Pertamina belum dapat menunjukkan surat tersebut, dan Dishub akan terus menutup bandara karena dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan penerbangan.
  
Sebelumnya, Walikota Dumai, H. Khairul Anwar menegaskan bahwa penutupan bandara Pinang Kampai, menurut Walikota peringatan bagi Pertamina RU II Dumai agar lebih peduli terhadap fasilitas bandara. 

"Karena jika terjadi kecelakaan di bandara maka Pemerintah sudah pasti akan terlibat. Ya, dari pada terjadi kecelakaan lebih baik untuk sementara bandara ditutup hingga sertifikasinya keluar,' tegas Walikota.
 
Sementara, Kepala UPT Bandara Pinang Kampai, Catur mengatakan operasi bandara sudah ditutup sejak 17 Desember lalu. Penutupan dilakukan akibat banyaknya fasilitas yang tidak memadai di bandara milik Pertamina RU II Dumai seperti tidak berfungsinya X Ray.
 
Menurut Catur, Dishub akan membuka bandara setelah fasilitas bandara dibenahi dan Pertamina RU II mengantongi sertifikasi bandara dari kementerian Perhubungan, karena jika tidak akan membahayakan penerbangan. 
 
Sementara pihak Pertamina RU II Dumai hingga berita ini ditulis belum dapat dimintai keterangan terkait penutupan Bandara Pinang Kampai milik Pertamina RU II. 

Pantauan di lapangan, biasanya 2 kali seminggu ada 2 pesawat Sky dan Pelita Air kapasitas sekitar 100 penumpang yang mendarat dibandara tersebut, namun sejak Dishub menutup bandara itu, keadaan tampak lengang dan tidak terlihat aktifitas penerbangan di bandara.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Maritim
Komentar