Pembangunan Dermaga Air Putih Diragukan Selesai
Rabu, 02 Juli 2014 17:23 WIB
BENGKALIS - Masyarakat dan sejumlah anggota DPRD Bengkalis, termasuk pengusaha konstruksi di Kabupaten Bengkalis mengaku pesimis dengan langkah yang ditempuh Dinas Perhubungan Bengkalis.
Pesimis itu muncul setelah Dinas Perhubungan melelangkan proyek pembangunan dermaga penyeberangan di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis dan hanya dilakukan dalam satu tahun anggaran.
“Bagaimana mungkin dengan sisa waktu tahun angaran 2014 yang hanya sekitar lima bulan, proyek pembangunan dermaga penyeberangan kapal ferry roro bisa selesai. Apalagi dalam dokumen perencanaan disebutkan, proyek tersebut memakan waktu 180 hari (6 bulan) dan menelan anggaran Rp32,3 miliar,” ungkap Reza Alfian, pengamat konstruksi Bengkalis, Rabu (2/7).
Dari perencanaan yang dipergunakan, menurut Reza, sudah tidak sesuai dengan keadaan sekarang. Karena perencanaan pembangunan dermaga penyeberangan dibuat tahun 2011.
Seharusnya, perencanaan tahun 2011 tidak dipakai lagi, karena pasti terjadi fluktuasi harga material. Lantas, proyek pembangunan dermaga penyeberangan itu sendiri sudah gagal lelang pada bulan Juni tahun ini.
Dikemukakan, seharusnya proyek tersebut tidak dikerjakan secara reguler, melainkan harus menggunakan sistem multiyears. Karena apabila dikerjakan secara reguler pasti beresiko bagi rekanan pelaksana proyek itu, karena sisa waktu pada tahun anggaran jelas tidak mencukupi untuk menyelesaikan pekerjaan 100 persen.
“Sekarang terhitung tanggal 1-7 Juli dilakukan pendaftaran bagi rekanan yang akan mengikuti proses pelelangan proyek tersebut di Unit Layanan Pengadaan (ULP) pasca gagal lelang bulan Juni. Diperkirakan penetapan pemenang lelang baru akan diumukan setelah Lebaran Idul Fitri atrau Bulan Agustus denan sisa waktu pekerjaan hanya sekitar 4 bulan,” ujarnya.
Kepala Dishubkominfo Bengkalis, Ja’afar Arief membenarkan kalau sekarang tengah dilakukan pelelangan tahap kedua. Menurutnya, tidak ada persoalan bila ULP bengkalis betul-betul selktif dalam menentukan pemenang lelang, yaitu perusahaan yang bonafide memiliki peralatan untuk mobilisasi material serta tenaga ahli yang mumpuni.
“Tidak tertutup kemungkinan kalau proyek dermaga penyeberangan Air Putih bisa selesai dalam waktu lima bulan. Asalkan rekanan yang dimnenagkan perusahaan yang betul-betul siap, memiliki semua persyaratan dan kemampuan untuk menuntaskan pekerjaan mereka,” ujar Ja’afar.
Dikatakan, proyek dermaga penyeberangan tersebut digesa pekerjaannya dalam setahun anggaran karena untuk memenuhi kebutuhan jasa penyeberanan yang semakin hari semakin meningkat, menuju atau keluar pulau Bengkalis.***(fkc-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

