• Home
  • Maritim
  • Polisi Maritim Malaysia Tangkap Nelayan Rohil

Polisi Maritim Malaysia Tangkap Nelayan Rohil

Sabtu, 25 Juni 2016 15:56 WIB
ROKAN HILIR - Nelayan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rohil, Propinsi Riau ditangkap kepolisian maritim Malaysia. Mereka ditangkap saat menangkap ikan di perbatasan perairan Indonesia-Malaysia, Kamis (23/6/16) kemarin.

Saksi mata, Lasa, Jumat(24/6/2016), mengaku tiga kapal nelayan yang berisikan 19 orang ditangkap kepolisian Malaysia menggunakan helikopter dan kapal patroli.

"Kejadianya sekitar pukul 00.00 WIB di perairan Selat Malaka, tepatnya perairan Sinaboi, Rohil dengan Malaysia. Dan, mereka langsung dibawa ke Malaysia" katanya yang berhasil lolos dari aksi penangkapan itu.

Menyikapi hal itu, DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Rokan Hilir menyatakan, sudah melaporkan kejadian itu ke DPD HNSI Provinsi Riau, dan meminta kepada Pemkab Rohil mengambil tindakan.

"Kami minta pemerintah setempat secepatnya menyurati hal ini ke Pemprov Riau agar dilanjutkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," kata Ketua HNSI Rohil Murkhan Muhammad.

Ia mengharapkan kepada nelayan agar tidak menangkap ikan diwilayah perbatasan untuk menghindari penangkapan dari aparat keamanan negara lain.

"Untuk sementara kami himbau nelayan jangan melaut jauh-jauh dulu," sambung sekretaris HNSI Saddam Husin.

Berita sebelumnya menyebutkan, nelayan Rohil pernah diusir Polisi Perairan Malaysia saat mencari ikan di perairan Selat Malaka yang berbatasan dengan Pulau Jemur, Rokan Hilir dan Malaysia, Selasa (14/6) lalu.

Aksi pengusian dilakukan dengan mebodongkan senjata api ke arah nelayan yang saat itu sedang mencari ikan.

(rdk/mcr)
Tags MalaysiaNelayanPelabuhan
Komentar