• Home
  • Nasional
  • Komnas HAM Bakal Investigasi Bentrok Berdarah di Kepulauan Meranti

Komnas HAM Bakal Investigasi Bentrok Berdarah di Kepulauan Meranti

Selasa, 30 Agustus 2016 11:21 WIB
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) akan turun langsung ke Kabupaten Meranti, guna menginvestigasi apakah ada pelanggaran HAM saat adanya bentrok atau kerusuhan antar warga masyarakat dengan aparat kepolisian. 

Dimana dalam peristiwa tersebut dilaporkan ada warga yang meninggal dunia saat peristiwa terjadi. Hal ini disampaikan Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat kepada wartawan di Jakartan, Selasa (30/8/16).

Katanya, pihaknya sudah membentuk tim pemantau yang akan berangkat ke Meranti. "Terkait soal bentrok antar warga dan pihak kepolisian. Tim Pemantauan akan turun ke Meranti (investigasi)," kata Imdadun.

Saat ditanya kapan tepatnya, tim pemantau tersebut berangkat ke Meranti untuk melakukan investigasi apakah ada pelanggaran HAM dalam bentrokan tersebut, ia enggan memberikan komentar.

Sebelumnya, DPRD Riau dan Kontras sudah meminta Komnas HAM turun langsung kelapangan guna melakukan investigasi terkait bentrok antar warga masyarakat dan pihak kepolisian di Kabupaten Meranti, Riau.

Sebagaiman diketahui, bentrok dipici tewasnya Apri Adi Pratama atau yang biasa dipanggil Adi (24), tersangka pemb. unuh Brigadir Adil S Tambunan yang tewas ditusuk di parkiran Hotel Furama Selatpanjang dini hari.

Masyarakat yang menilai tindakan polisi terhadap Adi tak manusia marah dan kemudian menyerang Mapolres. Asrama polisi sempat dibakar, meskipun kemudian berhasil cepat dipadamkan apinya. 

Akibat dari bentrok tersebut seorang warga bernama Isnadi tewas di depan Mapolres Meranti diduga akibat kepala tertembak. Oleh karena itulah yang akan menjadi bahan investigasnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Kapolri
Komentar