• Home
  • Nasional
  • Pemerintah Tak Bisa Sebutkan Perusahaan Pembakar Hutan

Pemerintah Tak Bisa Sebutkan Perusahaan Pembakar Hutan

Kamis, 29 Oktober 2015 22:09 WIB
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan pemerintah tidak bisa menyebutkan nama-nama perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan. 

Menurut dia, pemerintah masih membutuhkan waktu dalam mengklarifikasi keterlibatan pelaku atau perusahaan pembakar hutan.

"Kan tidak bisa langsung tunjuk: 'Hey, kamu pembakar, ya?'. Tapi harus diklarifikasi dulu. Diteliti betul, perlu waktu, memang menyakiti, tapi pemerintah kan terus jalan," katanya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/10/15).

Politisi Nasdem itu menjelaskan, pemerintah masih butuh waktu untuk bisa menguak pelaku pembakaran hutan lantaran harus ada proses klarifikasi yang perlu dilakukan. Saat ini, tambah Siti, instansinya masih terus berupaya mengatasi persoalan tersebut.

"Klarifikasi tidak gampang. Satu per satu sedang kami teliti. Gimana caranya kami menentukan orang bersalah atau tidak tanpa penelitian yang dalam? Kan susah, tidak adil juga," ujarnya.

Menurut Siti, kendala yang dihadapi pemerintah dalam mengatasi persoalan tersebut adalah lokasi. Jarak pandang karena kabut asap juga membuat tim kesulitan mendaratkan pesawat.

"Lokasi jauh dan lahannya luas. Di lapangan juga belum tahu ketemu siapa. Jadi memang butuh waktu," ungkapnya.

Namun dia belum dapat memastikan kapan bisa menyelesaikannya dan segera mengumumkan perusahaan pelaku pembakaran. Karena terkait dengan data perusahaan pembakaran hutan yang sudah dirilis Greenpeace dan Walhi, Siti mengatakan hal itu menyangkut sejumlah agenda politik.

"Mereka ingin cepat sampai ke publik karena menghadapi pilkada dan lain-lain. Mereka punya banyak mata karena ada kekhawatiran dinamika politik," sebutnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar