Buntut Penolakan Ustadz Abdul Somad
Wakil Rakyat Dapil Riau Lukman Edy Laporkan Senator Asal Bali ke BK DPD RI
Hadi Pramono Rabu, 13 Desember 2017 10:12 WIB
JAKARTA - Penolakan sekelompok orang terhadap Ustaz Abdul Somad di Bali belum lama ini berbuntut panjang. Anggota DPR asal Riau Lukman Edi melaporkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau senator asal Bali Arya Wedakarna ke Badan Kehormatan (BK) DPD.
Lukman menuduh Arya sebagai dalang dari aksi penolakan sekelompok orang terhadap Ustaz Abdul Somad di Bali. Arya juga dinilai Lukman telah memprovokasi warga Bali melalui media sosial fan page Facebook @dr.aryawedakarna dengan menuding Ustaz Somad anti-Pancasila.
Lukman Edi pun memiliki beberapa alasan melaporkan Arya Wedakarna ke BK DPD. "Spektrum pertama, ini kan tahun politik, semua kandidat bagi saya, baik calon kepala daerah, calon DPR, DPD, presiden dan wakil presiden supaya tidak menggunakan isu sensitif isu SARA," ujar Lukman Edi di Sekretariat BK DPD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Karena, lanjut dia, isu berbau suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) itu dilarang dalam pemilu sesuai undang-undang yang berlaku. "Kedua, dalam rangka menjaga muruah dan nama baik lembaga negara," tuturnya.
Dia menambahkan, kredibilitas DPD dipertaruhkan jika tidak bertanggung jawab atas apa yang diperbuat Arya Wedakarna. "Saya bertanggung jawab untuk ikut bersama-sama menjaga muruah dari lembaga negara," tandasnya.
Adapun alasa ketiga, kata Lukman, Arya sudah beberapa kali melakukan hal sama. Bahkan, lanjut dia, Arya Wedakarna sudah mendapatkan sanksi dari DPD pada kasus sebelumnya.
"Pemberhentian dari BK, dan pemberhentian dari alat kelengkapan DPD. Kemudian melakukan hal lagi yang sama, momentumnya tepat untuk kemudian perkara yang kedua ini bisa ditindak dengan tegas. Sehingga tidak berulang kembali," katanya.
Menurut dia, penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad sangat mengganggu masyarakat Riau. "Karena Ustaz Somad ini panutan, tokoh ulama dari Riau, dan sekarang menjadi idola di Provinsi Riau," ucapnya.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Hilirisasi Sawit Jadi Sorotan DPR, BUMN Perkebunan Diminta Libatkan Masyarakat Lokal
-
Nasional
Melaney Ricardo Sebut Pemenang Anugerah Jurnalistik Pertamina 2022 Hebat Menjilatnya
-
Politik
Elit Politik Kritik Gaya Komunikasi Bupati Meranti Muhammad Adil
-
Nasional
Seksolog Zoya Amirin Dinilai Netizen Giring Opini Kasus Polisi Tembak Polisi
-
Hukrim
Link Video Pelecehan Taksi Online Viral Twitter
-
Hukrim
Pemukul Justin Frederick Tertangkap, Indah Kurniawati Ucapkan Terimakasih ke Netizen

