PSPS Pekanbaru Menuju ISL, Dua Pemain Absen
Jumat, 20 Februari 2015 23:31 WIB
PEKANBARU - PSPS Pekanbaru kehilangan Firman Septian dan striker Saddam Hamdani dalam dua laga uji coba terakhir.
Pemain kelahiran Jakarta, 23 September 1988 ini absen saat PSPS dijajal Balaikota pada Senin (16/2) dan Riau Pos Erdeka FC pada Rabu (18/2) di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai.
Saat melawan Riau Pos Erdeka FC, mantan pemain Persija U-21 dan Persitara ini menjadi malah line man atau asisten wasit. Sedangkan Saddam menjadi asisten wasit saat lawan Balaikota.
Ternyata, Firman cedera di bagian lutut kanan dan Saddam dalam proses penyembuhan cedera tumit.
"Lutut saya mengalami memar karena benturan saat latihan. Cederanya tak begitu parah, tapi kalau dibawa berlari agak nyeri, apalagi saat menendang bola,'' ujar pemain yang mengawali sepakbola di SSB Maesa Jakarta pada umur 12 tahun ini.
Pelatih PSPS, Philep Hansen Maramis mengatakan Firman sengaja tak dimainkan saat uji coba lawan Balaikota dan Riau Pos Erdseka FC.
"Kompetisi sudah dekat. Jadi kami tak paksakan Firman bermain di laga uji coba untuk sementara waktu. Kami ingin cederanya sembuh ketika pertandingan resmi digelar,'' ujar Philep Hansen Maramis usai uji coba.
Tanpa Firman, Philep memainkan Robby Yuliasa di sektor gelandang sayap kiri saat melawan Riau Pos Erdeka FC.
Hasilnya, PSPS memang kurang maksimal saat itu. Bahkan, Robby digantikan Ifrawadi di awal babak kedua. Tanpa Firman, PSPS kurang kreasi seranagan dan hanya ma,mpu menang 2-1 saat melawan Riau Pos Erdeka FC.
(rdk/rpc)
Pemain kelahiran Jakarta, 23 September 1988 ini absen saat PSPS dijajal Balaikota pada Senin (16/2) dan Riau Pos Erdeka FC pada Rabu (18/2) di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai.
Saat melawan Riau Pos Erdeka FC, mantan pemain Persija U-21 dan Persitara ini menjadi malah line man atau asisten wasit. Sedangkan Saddam menjadi asisten wasit saat lawan Balaikota.
Ternyata, Firman cedera di bagian lutut kanan dan Saddam dalam proses penyembuhan cedera tumit.
"Lutut saya mengalami memar karena benturan saat latihan. Cederanya tak begitu parah, tapi kalau dibawa berlari agak nyeri, apalagi saat menendang bola,'' ujar pemain yang mengawali sepakbola di SSB Maesa Jakarta pada umur 12 tahun ini.
Pelatih PSPS, Philep Hansen Maramis mengatakan Firman sengaja tak dimainkan saat uji coba lawan Balaikota dan Riau Pos Erdseka FC.
"Kompetisi sudah dekat. Jadi kami tak paksakan Firman bermain di laga uji coba untuk sementara waktu. Kami ingin cederanya sembuh ketika pertandingan resmi digelar,'' ujar Philep Hansen Maramis usai uji coba.
Tanpa Firman, Philep memainkan Robby Yuliasa di sektor gelandang sayap kiri saat melawan Riau Pos Erdeka FC.
Hasilnya, PSPS memang kurang maksimal saat itu. Bahkan, Robby digantikan Ifrawadi di awal babak kedua. Tanpa Firman, PSPS kurang kreasi seranagan dan hanya ma,mpu menang 2-1 saat melawan Riau Pos Erdeka FC.
(rdk/rpc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Olahraga
Tema Hari Olahraga Nasional 2025 Adalah Olahraga Satukan Kita
-
Olahraga
Pengurus Provinsi Muaythai Riau Gelar Rapat Kerja
-
Hukrim
Puluhan Ormas Islam Dumai Gelar Demo Tangkap Ahok Usai Salat Jumat
-
Sosial
Aliang Mantan Bandar Narkoba Masuk Islam di Kepulauan Meranti
-
Sosial
Tahun Baru Islam, Bupati Bengkalis Ajak Umat Islam Dekatkan Diri Kepada Allah SWT
-
Sosial
Bupati Bengkalis Ajak Isi Tahun Baru Islam Dengan Kegiatan Produktif

