- Home
- Pendidikan
- Chevron Bakal Latih Berwirausaha 50 Anak Putus Sekolah
Chevron Bakal Latih Berwirausaha 50 Anak Putus Sekolah
Senin, 31 Maret 2014 17:21 WIB
BENGKALIS - Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis melalui program Migas & Chevron Coorporate merekomendasikan sebanyak 50 anak putus sekolah untuk mengikuti pelatihan berwirausaha yang dilaksanakan PT Chevron Pacific Indonesia.
Dengan adanya pelatihan ini, bagi yang memiliki kemampuan untuk berwirausaha akan diberikan bantuan modal. Semua itu dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Negeri Junjungan ini.
Kabid Pendidikan Prasekolah dan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Bengkalis, H Zamhur mengatakan, dari 50 anak putus sekolah tersebut, mayoritas diprioritaskan bagi anak putus sekolah yang tinggal berdekatan dengan area kerja PT CPI.
'Kita hanya memfasilitasi saja dengan menseleksi siapa-siapa saja anak putus sekolah yang berhak mengikuti pelatihan. Kegiatan ini murni dilakukan perusahaan minyak itu,' kata Zamhur kepada sejumlah wartawan di Bengkalis.
Kata dia, program tersebut bukan baru pertama kali ini diadakan, melainkan sudah kali yang ketiga. Bedanya, pada dua kali pelatihan sebelumnya jumlah anak putus sekolah dari Kabupaten Bengkalis yang mengikuti pelatihan sebanyak 80 orang.
"Pada tahun ini berjumlah 50 orang, berkurang 30 orang. Informasi yang kita terima, 30 orang ini dikhususkan untuk Rohil. Apa yang dilakukan perusahaan itu sangat memberikan dampak positif bagi daerah," ujar Zamhur.
Dikatakannya, para remaja putus sekolah tersebut akan mengikuti kegiatan sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Ada kegiatan pengelasan, reparasi, bengkel motor dan salon. Semua fasilitasnya sudah disediakan pihak perusahaan.
"Ada beberapa tahapan yang akan mereka lalui, seperti pelatihan dasar, kemudian kewirausahaan dan juga magang. Kalau mereka memiliki kemampuan untuk berwirausaha, maka akan diberi modal oleh Chevron,' ujar Zamhur.
Menurutnya, tidak semua remaja putus sekolah yang bisa mendapatkan peluang ini, karena memang jumlahnya terbatas. Pihaknya berharap agar manfaatkan sebaik-baiknya agar kelak bisa berguna bagi diri sendiri dan juga orang lain.
Community Engagement Specialist GPA Duri Bekasap, Winda Damelia mengatakan, progam tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dari SKK Migas PT CPI terhadap anak-anak tempatan yang putus sekolah.
Kegiatan - kegiatan pelatihan ini diharapkan bisa membuka cakrawala berwirausaha dengan mengedepankan nilai-nilai dan etika berwirausaha yang tepat dan terpercaya, sehingga bisa menjadi pengusaha yang mandiri.
'Mereka ini akan mendapatkan pelatihan dasar selama 1 bulan, kemudian kewirausahaan 1 bulan dan magang selama 2 minggu. Kita juga akan memberikan modal usaha bagi peserta yang berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan kemampuan dalam berwirusaha,' ujar Winda.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

