• Home
  • Pendidikan
  • Ditemukan Pelajar Tidak Hafal Pancasila, Wawako Dumai Prihatin

Ditemukan Pelajar Tidak Hafal Pancasila, Wawako Dumai Prihatin

Rabu, 01 Oktober 2014 17:17 WIB

DUMAI - Wakil Walikota Dumai Agus Widayat mengakut prihatin dengan ditemukannya sejumlah pelajar dan mahasiswa di daerahnya banyak tidak hafal Pancasila. 

Wakil Walikota Dumai sontak langsung mengcap hal ini merupakan sesuatu temuan dan harus menjadi bahan pikirkan ulang dari Dinas Pendidikan untuk memberikan penerapan kepada pelajar dan mahasiswa.

Wakil Walikota Dumai mengungkapkan kekhwatirannya terkait banyaknya siswa-siswi dan mahasiswa yang tidak hafal dengan Pancasila usai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2014, Rabu (1/10/14).

Menurutnya, penurunan sistem pendidikan yang terjadi di kota Dumai, dimana pancasila merupakan pilar berdiri bangsa Indonesia, namun masih banyak siswa-siswa dan mahasiswa tidak mengetahuinya.

"Saya sangat prihatin dengan banyaknya pelajar kota Dumai yang tidak hafal dengan Pancasila, padahal nantinya mereka yang akan menjadi para penerus bangsa seperti menjadi pemimpin negeri ini," ungkapnya.

Wawako beranggapan, sebenarnya dengan mengingat usia Indonesia yang sudah tidak muda lagi, sudah sepatutnya siswa-siswi dan mahasiswa mulai memahami dan menerapkan Pancasila itu sendiri. Dengan cara hidup bermasyarakat, gotong royong, dan mufakat untuk menentukan sesuatu.

"Sudah sepatutnya pelajar kota Dumai memahami dan menerapkan Pancasila itu ke dalam kehidupannya sehari-hari. Misalnya dengan cara hidup bermasyarakat, gotong royong, dan sebagainya," sebutnya.

Kepada Dinas Pendidikan, Wawako berpesan agar Kurikulum 2013 ini dapat meningkatkan pembelajaran siswa-siswi terutama karakter kewarganegaraan dengan pedoman Pancasila. 

Apa yang disampaikan Wakil Walikota Dumai Agus Widayat itu, setelah menerima informasi media bahwa banyak diantara siswa-siswi dan mahasiswa yang tidak dapat menghafal pancasila secara benar dan tertib.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar