• Home
  • Politik
  • Eko Suharjo Masih Malu-malu Maju Balon Wako Dumai

Jelang Pilkada 2015-2020

Eko Suharjo Masih Malu-malu Maju Balon Wako Dumai

Senin, 12 Januari 2015 16:42 WIB
DUMAI : Eko Suharjo, yang kini duduk sebagai anggota DPRD Riau masih malu-malu ketika ditanya apakah akan maju sebagai bakal calon Walikota Dumai dalam pelaksaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015-2020 dari Partai Demokrat.



"Saya tidak sangup untuk menuju ke situ. Kami dari Partai Demokrat sudah menunjuk kader yang menurut internal layak untuk dicalonkan. Kader itu Mahadi, tapi dia sendiri juga tidak menyanggupinya," ujar Eko Suharjo, Ketua DPC Partai Demokrat Dumai, Senin (12/1/15).



Bahkan saat berbincang-bincang dengan riauheadline.com, Eko Suharjo lebih menggadang-gadangkan nama Khairul Anwar, yang kini posisinya sebagai Walikota Dumai. Khairul Anwar, menurut Eko masih layak untuk melanjutkan kepemimpinannya.



"Khairul Anwar itu masih bagus dan di kenal masyarakat, kalau dengan kandidat lainnya, pasti pamor Khairul Anwar lebih mantap. Sebab, dia kini masih menjabat sebagai Walikota dan banyak program pembangunannya," kata Eko Suharjo, santai.



Namun demikian, kata dia, Partai Demokrat sendiri membuka diri untuk siapapun tokoh yang bakalan maju pada Pilkada 2015-2020. Tapi, Partai Demokrat juga memiliki kriteria terhadap tokoh yang bakal maju sesuai dengan pilihan masyarakat.



"Untuk Partai Demokrat sendiri sudah mengusulkan Mahadi sebagai balon Wako Dumai, tapi dia ngomong tidak sanggup. Oleh sebab itu, kami membuka diri, membuka mata dan telingga untuk menyerap aspirasi dari keinginan masyarakat tentang tokoh yang akan kita calonkan," ungkapnya.



Demokrat Bentuk Tim Tujuh



Guna mengisi mencari figur atau sosok tokoh sesuai hati masyarakat yang layak untuk dicalonkan sebagai kepala daerah, Partai Demokrat di Dumai telah membentuk tim tujuh yang berfungsi sebagai penampung aspirasi dan masukan dari masyarakat.



Kata Ketua DPC Partai Demokrat Dumai Eko Suharjo, tim tujuh ini sendiri akan dideklarasikan setelah persiapan mekanisme selasai. Tim Tujuh ini sendiri nantinya akan dikomandoi kader Partai Demokrat Hariadi Suparlan, dan kantornya di markas Demokrat di Jalan Tegalega.



"Tim tujuh ini nantinya menerima masukkan dan aspirasi baik itu dari masyarakat, calon kepala daerah yang ingin bergabung ke Demokrat. Ketika semuanya sudah kongkrit, kita akan mensurvie ke masyarakat dan menanyakan apakah ini layak atau tidaknya," jelasnya.



Sedangkan Ketua Tim Tujuh atau tim penjaringan balon kepala daerah yang akan dipertarungkan di Pilkada 2015-2020, Hariadi mengatakan, tim ini untuk menepis isu yang berkembang terkait arah Partai Demokrat yang sudah menetapkan pilihan calon Walikota Dumai.



"Sampai sekarang ini Partai Demokrat belum ada menetapkan pilihan. Kita saat ini hanya sebatas membuka diri kepada siapapun tokoh yang ingin bergabung dengan Demokrat menuju pada pelaksanaan Pilkada mendatang," ujarnya.

(Silvia)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pilkada
Komentar