• Home
  • Politik
  • KPU Riau Resmi Tolak Pendaftaran Syamsurizal-Zaini Ismail

KPU Riau Resmi Tolak Pendaftaran Syamsurizal-Zaini Ismail

Wili Hidayat Kamis, 11 Januari 2018 11:45 WIB
PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau mengkonfirmasi penolakan pendaftaran pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsurizal-Zaini Ismail.
 
Sikap tersebut berdasarkan fakta, pasangan tersebut tak memiliki cukup syarat untuk bisa mendaftar sebagai calon peserta Pilkada Riau 2018.

"Kami memutuskan tidak bisa menerima pendaftaran dari Syamsurizal-Zaini Ismail. Karena pendaftarannya tidak sesuai dengan prosedur yang ada," kata Ketua KPU Riau, Nurhamin, kepada sejumlah awak media, Kamis (11/1/18) . 

Menurut Nurhamin, pasangan Syamsurizal-Zaini Ismail datang ke Kantor KPU pada hari Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 23.31 WIB. Karena masih pada waktu masa pendaftaran, maka kedatangan Syamsurizal-Zaini Ismail diterima dan mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya. 

Namun setelah dilakupan pemeriksaan berkas, Nurhamin memastikan sikap lembaganya menolak pendaftaran pasangan tersebut karena Peraturan KPU (PKPU) nomor 3 tahun 2017, yang mendaftar itu adalah partai pengusung, bukan pasangan calon. 

"Berdasarkan PKPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan, yang mendaftarkan itu adalah partai politik atau gabungan partai politik pengusung, bukan pasangan calon. Jadi karena Syamsurizal-Zaini Ismail tak ada membawa parpol pengusung, tentu ini tak bisa kita terima," jelasnya.

Sementara Mantan Sekdaprov Riau Zaini Ismail bersama mantan Bupati Bengkalis Syamsurizal membuat kejutan. Tadi malam, Rabu (10/1/18), sekitar pukul 23.30 WIB datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau. 

Mendaftarkan sebagai calon peserta Pilkada Riau 2018 degan berbekal dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Geirndra).

Langkah mantan pamong senior di Pemprov Riau tersebut bikin heboh, mengingat beberapa jam sebelumnya M Lukman Edy-Hardianto sudah terlebih mendaftar ke KPU dengan dukungan kedua partai yang diklaim Syamsurizal-Zaini Ismail. 

Menurut Zaini Ismail, SK dukungan dari DPP PKB dan Gerindra asli. Didapat langsung Syamsurizal dari ketua umum kedua partai. Gerindra didapat langsung dari Prabowo Subiakto dan PKB langsung diserahkan Muhaimin Iskandar.

Hanya saja Zaini mengaku belum melihat langsung SK penting yang menjadi alasannya menerima pinangan Syamsurizal. 

“Saya belum melihat langsung SK tersebut, tapi saya yakin kedua SK asli. Tidak mungkinlah tidak asli Pak Syam berani mendaftar ke KPU,” ujar Zaini saat berbincang dengan riauterkinicom di Pekanbaru, Kamis (11/1/18). 

Dipaparkan Zaini, pihaknya selama ini memang bergerak diam-diam. Bahkan seperti bergerak di bawah tanah. Sudah beberapa bulan lalu ia diminta Syamsurizal menjadi pendamping maju di Pilgubri 2018. 

Ketika itu, ia menyatakan siap, namun untuk mendaftarkan ke KPU tadi malam, semua berjalan dadakan. Zaini baru diberi tahu satu jam sebelum berangkat ke KPU. 

“Saya baru diberi tahu Pak Syam jam sepuluh malam tadi kalau sudah mendapat SK dari PKB dan Gerindra. Langsung bersiap ke KPU untuk mendaftar,” tuturnya. 

Ketika disiggung mengenai kemunkinan SK dua partai pengusung palsu, Zaini menepis anggapan tersebut, meskipun mempersilahkan pihak terkait memastikannya. KPU menurutnya pasti akan mengecek kebenaranya. 

”Saya yakin SK PKB dan Gerindra asli. Pasti nanti KPU mengecek ke DPP kedua partai tersebut,” demikian penjelasan Zaini.


(rdk/rtc)
Tags KPU RiauPilgubriPilkada
Komentar