Syafrizal, Dari Wartawan Melancong ke Calon Anggota DPRD Dumai
Selasa, 14 Januari 2014 16:42 WIB
DUMAI- Syafrizal yang kini diketahui kalangan masyarakat sebagai Ketu PWI Perwakilan Dumai, kini dia sudah berubah profesi menjadi politikus dan konsen menuju kursi legislatif pada Pileg 9 April mendatang.
Sepak terjangnya di dunia politik bisa dikatakan belum mantap, tapi modal keyakinan dan dukungan dari rekan-rekan sejawatnya membuat dirinya yakin melalui jalan ini dengan modal kosong ikut pemilihan menjadi anggota DPRD Dumai.
Sab Jambak, begitu sapaan pria memiliki jambang lebat kepada riauheadline.com mengatakan, perjalanan di dunia politik memang terbilang baru, tapi selama menjadi awak media banyak belajar mengenai dunia perpolitikan sehingga bisa untuk dijadikan modal.
"Belajar dan belajar itu yang saya andalkan dalam dunia politik ini selama menjadi wartawan. Saya maju ini karena dukungan teman-teman. Modal untuk sosialisasi saja saya tidak punya, karena misi saya bukan semata-mata uang untuk merangkul masyarakat," katanya, Selasa (14/1/14).
Lantas kalau tidak memiliki uang, menurut dia bukan persoalan yang pelik. Sekarang ini masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pemilihnya. Jadi menurutnya lagi, jangan karena uang Rp100 ribu masyarakat akan sengsaran dalam menentukan wakilnya di DPRD Dumai.
"Modal tidak ada, spanduk saja bantuan dari kawan-kawan. Karena kawan-kawan saya yakin dengan langkah menuju kursi DPRD Dumai ini. Masyarakat calon pemilih saya sendiri mendukung langkah tanpa menggunakan uang," ungkap politikus Dapil Dumai Kota ini.
Sedangkan untuk partainya sendiri, pria yang di kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, selama ini nama partai itu di lembaga DPRD Dumai belum buruk dan masyarakat masih mempertimbangkannya untuk memenangkan pada Pileg mendatang.
"PPP masih bagus namanya di mata masyarakat. Semua itu sesuai laporan dari masyarakat di Dapil Dumai Kota. Jadi, dengan menaungi PPP itu saya yakin bisa melangkah menuju kursi DPRD Dumai," ungkap Syafrizal di kantornya Jalan Pepaya.
Ketika disinggung mengenai disepelekan lawan politik dari daerah pemilihnya, Syamfrizal mengatakan, sudah banyak yang berbuat begitu, namun calon pemilih di daerah Dumai Kota masih optimis mendukung dan memenangkan pada Pileg 9 April mendatang.
"Kalau bagi saya itu sebagai angin lalu dan memotivasi diri agar konsen serta kerja keras. Kalau namanya takdir dan rezeki, saya pasti bisa duduk di DPRD Dumai. Namanya rezeki semua orang tidak ada, yang jelas kita sudah berusaha," pungkasnya.***(lin)
Sepak terjangnya di dunia politik bisa dikatakan belum mantap, tapi modal keyakinan dan dukungan dari rekan-rekan sejawatnya membuat dirinya yakin melalui jalan ini dengan modal kosong ikut pemilihan menjadi anggota DPRD Dumai.
Sab Jambak, begitu sapaan pria memiliki jambang lebat kepada riauheadline.com mengatakan, perjalanan di dunia politik memang terbilang baru, tapi selama menjadi awak media banyak belajar mengenai dunia perpolitikan sehingga bisa untuk dijadikan modal.
"Belajar dan belajar itu yang saya andalkan dalam dunia politik ini selama menjadi wartawan. Saya maju ini karena dukungan teman-teman. Modal untuk sosialisasi saja saya tidak punya, karena misi saya bukan semata-mata uang untuk merangkul masyarakat," katanya, Selasa (14/1/14).
Lantas kalau tidak memiliki uang, menurut dia bukan persoalan yang pelik. Sekarang ini masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pemilihnya. Jadi menurutnya lagi, jangan karena uang Rp100 ribu masyarakat akan sengsaran dalam menentukan wakilnya di DPRD Dumai.
"Modal tidak ada, spanduk saja bantuan dari kawan-kawan. Karena kawan-kawan saya yakin dengan langkah menuju kursi DPRD Dumai ini. Masyarakat calon pemilih saya sendiri mendukung langkah tanpa menggunakan uang," ungkap politikus Dapil Dumai Kota ini.
Sedangkan untuk partainya sendiri, pria yang di kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, selama ini nama partai itu di lembaga DPRD Dumai belum buruk dan masyarakat masih mempertimbangkannya untuk memenangkan pada Pileg mendatang.
"PPP masih bagus namanya di mata masyarakat. Semua itu sesuai laporan dari masyarakat di Dapil Dumai Kota. Jadi, dengan menaungi PPP itu saya yakin bisa melangkah menuju kursi DPRD Dumai," ungkap Syafrizal di kantornya Jalan Pepaya.
Ketika disinggung mengenai disepelekan lawan politik dari daerah pemilihnya, Syamfrizal mengatakan, sudah banyak yang berbuat begitu, namun calon pemilih di daerah Dumai Kota masih optimis mendukung dan memenangkan pada Pileg 9 April mendatang.
"Kalau bagi saya itu sebagai angin lalu dan memotivasi diri agar konsen serta kerja keras. Kalau namanya takdir dan rezeki, saya pasti bisa duduk di DPRD Dumai. Namanya rezeki semua orang tidak ada, yang jelas kita sudah berusaha," pungkasnya.***(lin)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

