2014, Pemprov Riau Kembangkan 1.000 Hektar Kebun Karet
Senin, 10 Februari 2014 14:19 WIB
PEKANBARU-Tahun 2014 ini, Pemprov Riau melalui Dinas Perkebunan Riau melaksanakan pengembangan kebun karet. Luasnya mencapai 1.000 hektar.
Hal itu disampaikan Kasi Pembinaan Perkebunan Rakyat Dedih Hermawan, Senin (10/2/14). Pengembangan tersebut selain merupakan program Pemprov Riau, juga merupakan program optimalisasi lahan perkebunan dan perluasan areal perkebunan.
"Pengembangan akan dilaksanakan di 4 kabupaten di Riau, yaitu Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar dan Siak. Masing-masing akan mendapatkan 250 hektar kebun," terang Dedih.
Sementara itu, untuk peremajaan kebun karet, Dedih mengatakan tahun ini Pemprov akan menyalurkan bantuan dana dari APBD Riau 2014 untuk 2.050 hektar kebun karet tua yang nilai keekonomisannya sudah menurun.
Kebun-kebun itu tersebar di 5 kabupaten, yaitu 350 hektar untuk 350 pekebun di Rokan Hulu, 400 hektar di Rokan Hilir untuk 400 pekebun, 900 hektar di Kampar untuk 900 pekebun, 200 hektar di Kuansing untuk 200 pekebun dan 200 hektar di Inhu untuk 200 pekebun. ***(H-we)
Hal itu disampaikan Kasi Pembinaan Perkebunan Rakyat Dedih Hermawan, Senin (10/2/14). Pengembangan tersebut selain merupakan program Pemprov Riau, juga merupakan program optimalisasi lahan perkebunan dan perluasan areal perkebunan.
"Pengembangan akan dilaksanakan di 4 kabupaten di Riau, yaitu Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar dan Siak. Masing-masing akan mendapatkan 250 hektar kebun," terang Dedih.
Sementara itu, untuk peremajaan kebun karet, Dedih mengatakan tahun ini Pemprov akan menyalurkan bantuan dana dari APBD Riau 2014 untuk 2.050 hektar kebun karet tua yang nilai keekonomisannya sudah menurun.
Kebun-kebun itu tersebar di 5 kabupaten, yaitu 350 hektar untuk 350 pekebun di Rokan Hulu, 400 hektar di Rokan Hilir untuk 400 pekebun, 900 hektar di Kampar untuk 900 pekebun, 200 hektar di Kuansing untuk 200 pekebun dan 200 hektar di Inhu untuk 200 pekebun. ***(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

