Kejati Riau Kembali Periksa Dirut BPR Sarimadu Bangkinang
Senin, 10 Februari 2014 14:17 WIB
PEKANBARU - Senin (10/2/14) pagi, tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, kembali memeriksa tersangka Syafri, mantan Dirut BPR Sarimadu Bangkinang. Pemeriksaan Syafri ini, mendalami keterlibatannya atas kasus korupsi perjalanan dinas Bupati Kampar Jefri Noer beserta keluarganya ke Inggris, beberapa waktu lalu.
Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidana Khusus Kejati Riau Rachmat Lubis, kepada Riauterkini, Senin (10/2/14) siang membenarkannya. Namun ia belum dapat memastikan apakah akan ada penahanan atau tidak, karena hingga saat ini Syafri masih menjalani pemeriksaan.
"Yang bersangkutan masih dalam periksaan. Kita tunggu aja hasilnya," katanya lagi.
Dijelaskan Rachmad, Syafri berangkat ke berbagai negara di Eropa bersama Bupati Jefry Noer yang membawa serta anak istrinya. Plesiran dengan menggunakan dana yang berasal BPR Sarimadu milik Pemkab Kampar itu, menghabiskan anggaran sebesar Rp207 juta.
Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidana Khusus Kejati Riau Rachmat Lubis, kepada Riauterkini, Senin (10/2/14) siang membenarkannya. Namun ia belum dapat memastikan apakah akan ada penahanan atau tidak, karena hingga saat ini Syafri masih menjalani pemeriksaan.
"Yang bersangkutan masih dalam periksaan. Kita tunggu aja hasilnya," katanya lagi.
Dijelaskan Rachmad, Syafri berangkat ke berbagai negara di Eropa bersama Bupati Jefry Noer yang membawa serta anak istrinya. Plesiran dengan menggunakan dana yang berasal BPR Sarimadu milik Pemkab Kampar itu, menghabiskan anggaran sebesar Rp207 juta.
"Hal itu jelas menyalahi aturan. Uang milik nasabah digunakan untuk plesiran pejabat, yang tak berhubungan dengan kepentingan dinas," terang Rachmad.
Kasus dugaan korupsi ini bermula tahun 2012 lalu. Dimana Syafri, selaku Dirut BPR Sarimadu Bangkinang mendapat undangan dari Menteri Koperasi RI dalam acara ICA EXPO, di London. Acara itu untuk mengembangkan Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Syafri lalu mengajak Jefry Noer selaku Bupati Kampar, ikut serta. Biayanya menggunakan dana dari BPR Sarimadu. Namun Jefry mengambil kesempatan itu dengan mengajak kedua anak kandungnya dan istrinya Eva Yuliana yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar dari Partai Demokrat ke London, yang diteruskan ke Belanda dan Prancis. Dalihnya, itu adalah perjalanan dinas.
Menurut pihak Kejati Riau, Jefry meloloskan isteri dan anaknya ke negara-negara Eropa tersebut dengan menulis mereka sebagai ajudannya.
Kasus dugaan korupsi ini bermula tahun 2012 lalu. Dimana Syafri, selaku Dirut BPR Sarimadu Bangkinang mendapat undangan dari Menteri Koperasi RI dalam acara ICA EXPO, di London. Acara itu untuk mengembangkan Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Syafri lalu mengajak Jefry Noer selaku Bupati Kampar, ikut serta. Biayanya menggunakan dana dari BPR Sarimadu. Namun Jefry mengambil kesempatan itu dengan mengajak kedua anak kandungnya dan istrinya Eva Yuliana yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar dari Partai Demokrat ke London, yang diteruskan ke Belanda dan Prancis. Dalihnya, itu adalah perjalanan dinas.
Menurut pihak Kejati Riau, Jefry meloloskan isteri dan anaknya ke negara-negara Eropa tersebut dengan menulis mereka sebagai ajudannya.
Namun Jefry sendiri pernah mengakui perjalanan tersebut bukan karena kehendaknnya, melainkan karena diajak oleh pihak BPR Sarimadu, meski Jefry selaku Komisaris di bank berplat merah tersebut.
"Akibat kasus ini, negara dirugikan Rp207 juta," jelas Rachmad.***(har)
"Akibat kasus ini, negara dirugikan Rp207 juta," jelas Rachmad.***(har)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

