Agenda Rutin, YLPK Sidak RSUD Selatpanjang
Kamis, 11 September 2014 18:16 WIB
SELATPANJANG - Dalam rangka mengantisipasi ketersediaan obat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatpanjang, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Inpeksi Mendadak (Sidak) secara rutin.
Ketua YLPK Kepulauan Meranti Mulyono, mengatakan, selain mengantisipasi ketersediaan obat, Sidak yang di gelar pada Kamis (11/9) pagi itu merupakan beban kerjanya sebagai ketua YLPK untuk meningkat pelayanan terhadap konsumen.
Sidak ini juga bertujuan untuk melanjutkan pelayanan kinerja yang bagus pasca digantinya Direktur RSUD yang baru. Mulyono didampingi Kasi Penunjang Medik, Zulfikar dan sejumlah wartawan mengawali Sidak dengan peninjauan Instalasi Farmasi.
Disitu ia mengungkapkan persoalan mengenai ketersediaan obat apakah tersedia atau sebaliknya. "Sebagian obat masih tersedia, dan sebagian masih kosong," ucap Kepala Instalasi, Hamidah menjawab pertanyaan Ketua YLPK itu terkait ketersediaan obat di RSUD.
Selanjutnya Rombongan Sidak melangkah naik ke ruangan lantai 2, di situ sempat ditemukan salah satu plafon yang rusak. Dia meminta kepada Pemda untuk mengakomodir dengan cepat sehingga dapat diperbaiki dengan cepat pula. "Ini bukan tempat ngobati orang, tapi tempat ini membuat pasien betambah sakit," sindir Mulyono.
Untuk itu lanjut mulyono, kita minta kepada Pemda agar segera mengakomodirnya, dan satu lagi katanya, LPSE juga bagi pemenang tender harus benar-benar yang berkualitas kita tidak mau yang asal-aslan kerja saja.
Rombongan sidak juga sempat menyambangi sejumlah pasien dan pengunjung. Helma Ningsih salah seorang keluarga pasien beralamat Jalan Pemuda Setia, saat ditanya terkait pelayan RSUD tersebut terhadap pasien mengatakan bahwa masih dilayani dengan baik. "Pelayanan masih berjalan bagus hingga saat ini. Dan merupakan yang kedua kalinya masuk ke sini," akunya.
Usai Sidak Mulyono saat ditemui mengungkapkan bahwa dengan digantika direktur baru RSUD Selatpanjang itu, diharapkan akan meningkatnya kinerja yang lebih baik lagi kedepannya.
"Semoga dengan digantinya Direktur baru ini, tentunya akan meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi, dan tidak ada lagi keluhan masyarakat mengenai layanan RUSUD terhadap pasien, teruatama mengenai kekurangan dokter spesialis. Karena selama ini akibat kekurangan dokter spesialis pasien selalu dirujukkan ke luar seperti, di bengkalis, balai dan lainnya. Semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal yang sedemikian," harapnya. (roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

