• Home
  • Sosial
  • Disdukcapil Dumai Akui Lonjakan Penduduk Pasca Lebaran Belum Terlihat

Disdukcapil Dumai Akui Lonjakan Penduduk Pasca Lebaran Belum Terlihat

Kamis, 23 Juli 2015 20:40 WIB
DUMAI - Urbanisasi merupakan fenomena perpindahan penduduk dari desa atau kota kecil ke kota besar. Di kota Dumai urbanisasi telah terjadi hampir setiap tahun. Lonjakan jumlah penduduk terlihat pasca lebaran idul fitri. Untuk tahun ini, lonjakan jumlah penduduk belum terlihat.

Hal ini disampaikan Kepala Disdukcapil Kota Dumai, Suardi. "Pertambahan jumlah penduduk akibat urbanisasi pasca lebaran idul fitri tahun ini belum terlihat. Kita masih menunggu laporan dari Kelurahan dan Kecamatan. Jika ada pendatang baru pihak Kelurahan dan Kecamatan akan melaporkannya," ujar Suardi.
 
Diakui Suardi pada 2014 terjadi peningkatan jumlah penduduk sekitar 5 persen atau sekitar 12 ribu jiwa, peningkatan jumlah penduduk akibat arus urbanisasi, bahkan dari data yang berhasil kita rangkum, arus urbanisasi tahun lalu didominasi calon pencari kerja yang ingin menetap dan bekerja di Dumai. 

"Hal ini mengingat Dumai merupakan kota jasa dan industri sehngga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon tenaga kerja yang hendak mengadu nasib di Kota Dumai," terangnya.
 
Suardi menjelaskan meski pertumbuhan penduduk belum terlihat, Disdukcapil akan melakukan upaya penertiban dokumen administrasi bagi pendatang baru dalam rangka mewujudkan Kamtibmas.
 
"Kita tidak melarang siapa saja yang datang ke Kota Dumai karena negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun Disdukcapil akan berupaya memberikan pemahaman agar siapa saja yang tinggal di Kota Dumai wajib memiliki identitas diri yaitu KTP dan KK Dumai untuk mewujudkan suasana yang aman dan nyaman," tegasnya.
 
Maka dari itu jika ada warga yang hendak menetap di Dumai wajib memiliki KTP dan KK Dumai, syaratnya tinggal membawa surat pindah dari daerah asal dan melengkapi syarat lainnya. Tujuannya adalah agar masyarakat Dumai tertib administrasi. 

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar