Dishub Dumai Kembali Ikuti Lomba WTN 2014
Kamis, 10 Juli 2014 17:44 WIB
DUMAI - Dinas Perhubungan Kota Dumai kembali mengikuti perlombaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2014 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Kepala Dishub Dumai Taufik Ibrahim kepada wartawan mengaku optimis bisa berhasil meraih penghargaan tersebut. Mengingat sistem yang diperlombakan sudah pernah dikerjakan dan membuahkan hasil manis dengan menyandang piala WTN 2013.
"Tahapan kegiatan penghargaan WTN meliputi penilaian administrasi, terdiri dari perencanaan, angkutan, pendanaan, prasarana, kelembagaan dan peraturan perundang-undangan, lalu lintas, sumber daya manusia dan lingkungan," katanya, kemarin.
Kata dia, untuk tahap kedua adalah teknis dan operasional meliputi, sarana, prasarana, lalu lintas, dan pelayanan kepada masyarakat. Sementara tahap ketiga adalah komitmen kepala daerah, penilaian kebijakan dan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan dan pembangunan transportasi perkotaan.
"Kota Dumai sudah melewati penilaian tahap pertama dan tahap kedua, dan saat ini tim tengah melakukan penilaian tahap ketiga yakni tentang komitmen kepala daerah, penilaian kebijakan dan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan dan pembangunan transportasi perkotaan," ujarnya.
Dari beberapa catatan penilaian tahapan WTN ditahun 2013, Dishub sudah melakukan perbaikan-perbaikan dilapangan seperti, perbaikan 14 halte, perbaikan marka jalan, rambu-rambu lalu lintas dan lain sebagainya.
"Itu kita lakukan salah satu upaya Dinas Perhubungan untuk meraih kembali WTN di tahun 2014 ini. Tim penilai juga mencatat kondisi kendaraan angkutan umum yang harus dilengkapi dengan papan trayek, serta awak kendaraan dilengkapi dengan seragam dan tanda pengenal, fungsi terminal agar dioptimalkan yakni diperlukan pengkajian antara pelabuhan dengan terminal," katanya.
Dijelaskannya, Saat ini Dishub sedang mengupayakan agar kondisi kendaraan angkutan umum lebih baik lagi seperti yang diinginkan oleh tim penilai RI.
Untuk itu, Dishub akan merepitalisasi angkutan umum dengan meminta kepada pengusaha agar kedepan tidak hanya mengandalkan oplet tetapi menggunakan bus-bus yang ada di Dumai.
"Kita akan kembangkan bus untuk perjalanan jauh seperti ke Bukit Timah, Bukit Kapur, Pelintung, sementara oplet dijadikan sebagai vider/pengumpan. Mudah-mudahan cita-cita kita kembali terwujud," pungkasnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

