• Home
  • Sosial
  • Fungsikan Jalur Lambat Pasar Arengka, Janji Wako Tak Jelas

Fungsikan Jalur Lambat Pasar Arengka, Janji Wako Tak Jelas

Senin, 19 Mei 2014 13:21 WIB

PEKANBARU - Rencana pengembalian fungsi jalur lambat Pasar Pagi Arengka hingga kini masih sekedar rencana. Dulu pada awal 2013, Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan secepatnya akan difungsikan lagi jalur lambat tersebut. Namun itu hanya pemanis bibir belaka. Buktinya, hingga kini kondisi pasar itu semakin parah dan semberaut.

Berdasarkan pantauan, setiap pagi dan sore hari kemacetan panjang mencapai 500 meter sudah menjadi pandangan rutinitas warga di sekitaran pasar itu. Apa lagi bagi pengendara, sudah pasti itu menjadi hal yang sangat membosankan. Namun apa boleh buat, mereka terpaksa bermacet-macetan karena hanya itu jalan yang ada.

"Mau digimanain lagi Bang, kalau memutar atau mencari jalan tikus pasti akan memakan waktu lagi, jadi terpaksa bermacet-macetan setiap pulang kerja," ungkap Ratih (22) seorang Warga Tampan, ketika hendak pulang kerja, Senin (19/05/2014).

Ketegasan Pemerintah semakin dipertanyakan, ketika warga benar-benar berada di persimpangan pasar itu. Kesemrawutan makin terasa ketika traffict light tidak diindahkan lagi, setiap pengendara ingin cepat dan tak peduli dengan keselamatan diri sendiri.

"Andai saja, pedagang tidak ada di jalur lambat dan kondisi jalan lapang, pasti hal seperti ini tidak terjadi," ujar Ratih lagi.

Hal senada, juga diungkapkan warga Arengka Junaidi, yang sudah bosan dengan kondisi Pasar Arengka yang semrawut ini. Bukan hanya kemacetan dan tidak tertib berlalu lintas, tapi aroma tidak sedap dari limbah pasar sangat menusuk hidung setiap orang yang melewati pasar itu.

"Saya bingung, sudah bertahun-tahun pasar ini dibiarkan saja oleh Pemerintah. Apakah ada dekingan atau sesuatu yang membuat Pemko Pekanbaru tidak berdaya. Bisa kita contohkan, dulu pasar jongkok di Purwodadi tidak perlu waktu lama pemko bisa segera menertibkannya. Tapi sangat ironis ketika Pasar Arengka jadi sorotan, Pemko terkesan tutup mata," ucapnya.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Plt Kepala Badan Satpol PP kota Pekanbaru Azharisman Rozie, ia mengatakan penertiban hanya masalah waktu saja. Pasalnya saat ini Dinas Pasar sedang melakukan pendekatan-pendekatan untuk memindahkan pedagang yang berdagang di jalur lambat itu ke dalam pasar.

"Untuk menertibkannya bisa saja, tapi bagaimanapun juga pedagang di sana adalah warga Pekanbaru maka dari itu harus kita bina," singkatnya.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar