Gubri Annas Maamun Bantah Batalkan Proyek Dua Fly Over
Kamis, 27 Maret 2014 18:49 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau Annas Maamun mulai plin-plan dengan pernyataanya sendiri. Hari ini Annas mengaku belum pernah berencana membatalkan pembangun Ska dan mengaku tetap melanjutkannya.
Menurut Annas, saat ini sejumlah proyek yang sudah dianggarkan pada tahun ini sudah mulai proses tender. Namun jika proyek yang belum dianggap prioritas akan dialihkan pada APBD-P 2014.
"Inikan kita sedang melakukan tender, mana yang bisa kita laksanakan kita laksanakan. Mana yang tidak kita masukan dalam APBD-P 2014," kata Annas, Kamis (27/3).
Annas beralasan, proyek pembangunan fly over SKA tersebut, sudah disahkan DPRD Riau. Anggarannya juga sudah ada. Sehingga tak mungkin lagi dibatalkan.
"Tak ada yang dibatalkan, inikan sudah kita disahkan DPRD. Masa saya batalkan," ujar Annas lagi.
Sebagai pengingat, saat melihat langsung proyek Jembatan Siak IV, Senin (23/2/14) Gubri Annas merpersoalkan proyek dua jalan layang.
“Apa namanya jembatan dua tu, overfly (maksudnya fly over)? Bagus alihkan pembangunan jalan di desa-desa.”
Penolakan tersebut kemudian ditegaskan saat memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala desa dan lurah se-Riau, Jumat (7/3/14) di Hotel Jatra.
“Tak perlu (fly ver.red) jika alasannya hanya untuk mengatasi kemacetan. Macet 5 menit, mending biayanya yang besar dialihkan pembangunan jalan untuk menghubungkan desa-desa. Pasalnya, masyarakat di sana (di desa.red) menempuh ke tujuan saja butuh berjam-jam,” ujar Gubri Annas.*** (mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

