• Home
  • Sosial
  • Kolaborasi Seniman dan Relawan Peduli Asap, Peduli Kesehatan di Riau

Kolaborasi Seniman dan Relawan Peduli Asap, Peduli Kesehatan di Riau

Minggu, 25 Oktober 2015 20:56 WIB
Sekretaris PWI Riau, Eka PN didampingi Corporate Communications Head PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Djarot Handoko menyerahkan bantuan obat-obatan sekaligus pelepasan tim medis dan relawan, kepada perwakilan 9 Production untuk didistribusikan kepa
PEKANBARU - Sejumlah penyair dan seniman meluapkan ekspresi mereka tentang penderitaan masyarakat akibat kabut asap yang melanda Riau sejak 3 bulan terakhir ini. 

Dalam kegiatan swadaya yang ditaja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau melalui 9 production organizer, dan Rumah Balada Indonesia serta para pihak lainnya itu, mengajak seluruh komponen untuk berbuat membantu masyarakat mencegah dampak kabut asap bagi kesehatan, Sabtu (24/10) di Jalan Diponegoro, Pekanbaru. 

"Masalah asap, masalah kita semua, kita dihadapkan pada sikap pesimistis, rasanya untuk mengurus asap selama 18 tahun, sepertinya harapan itu bisa dikatakan tidak ada," ungkap Sekretaris PWI Riau, Eka PN.

Eka mengatakan langkah yang bisa dilakukan saat ini hanyalah menghimbau pemerintah untuk lebih serius menangani persoalan kabut asap ini, dan mengajak berbagai pihak lainnya untuk berbuat yang terbaik sehingga mampu memperpanjang daya tahan dalam menghadapi situasi sekarang.

Sejumlah penyair Riau yang tampil di antaranya, Fakhrunnas MA Jabbar yang membawakan puisi berjudul Air Mata Jerebu, kemudian penyair muda, Kunni Masrohanti dengan judul Jika Kita Mati Muda, ada juga penampilan metateater dari seniman Riau, Suharyoto Sastrosuwignyo atau akrab disapa Aryo, dan ditutup dengan puisi Di Bawah Bendera Setengah Tiang oleh Satria Utama Batubara.

Usai pagelaran puisi tersebut, PWI Riau, Rumah Balada Indonesia, yang dimotori oleh 9 production melepas keberangkatan posko kesehatan kepada masyarakat. 

Dengan menggunakan mobil layanan kesehatan gratis dan obat-obatan dari PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), tim dokter, perawat dan tenaga relawan dari mahasiswa dan komunitas yang ada di Pekanbaru menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di kawasan pemukiman Merpati Indah, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Tim medis dan relawan langsung disambut antusias oleh warga setempat yang sebagian besar mengalami gangguan pernafasan akibat terpapar kabut asap.

"Saya sangat bersyukur, Alhamdulillah, akhirnya ada posko kesehatan yang datang ke tempat kami. Saya sudah 2 bulan ini berobat 2 kali tapi belum ada angsuran, karena tenggorokan saya perih akibat menghirup asap ini, tadi saya dengar ada posko di dekat Alam Mayang sana, eh, ternyata poskonya ada di sini," ungkap salah seorang warga, Yuyun (55) di lokasi. 

Mewakili Tokoh Masyarakat setempat, Ulumuddin menyampaikan terimakasih kepada tim medis dari RAPP dan relawan yang telah datang membawa obat-obatan dan memeriksa kesehatan warganya secara gratis. Ia berharap, bantuan posko kesehatan juga dilakukan di lokasi-lokasi yang membutuhkan lainnya, terutama anak-anak.

Dirikan Posko Kesehatan di 8 Titik, dan Mobil Layanan

Mewakili Manajemen RAPP, Corporate Communications Manager, Djarot Handoko mengatakan pihaknya telah membuka layanan posko kesehatan di sejumlah wilayah di Riau. 

"Kita telah mulai membuka 8 posko kesehatan sejak sebulan yang lalu, di Pekanbaru, Siak, Pelalawan, Kuansing, dan Kampar, lalu setelah berdiskusi dengan pemerintah, kita juga mengoperasikan mobil layanan kesehatan gratis yang tersebar di 5 Kabupaten dan Kota di Riau untuk menjangkau masyarakat di pedesaan," jelas Djarot.

(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar