• Home
  • Sosial
  • Komaria dan Pauzi Minta Pemkab Bantu Korban Kebakaran Rumah

Komaria dan Pauzi Minta Pemkab Bantu Korban Kebakaran Rumah

Minggu, 19 Januari 2014 19:52 WIB
Komaria dan Pauzi bertandang ke rumah Aminah, korban kebakaran rumah di Desa Tengayun Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.
SELATPANJANG - Sungguh malang nasib Aminah, seorang warga Tengayun Raya Kecamatan Rangsang Pesisir itu. Setelah ditinggal sang suami menghadap sang haliq, kini rumah tempat ia tinggal sudah rata dengan tanah pasca kebakaran hebat yang melanda beberapa hari lalu. Atas kondisi ini, Komaria dan Pauzi langsung bertandang ke rumah korban dan langsung meminta Pemkab Kepulauan Meranti untuk membantu Aminah.

"Pemerintah harus respon dengan kondisi warganya seperti ini. Karena, ibu Aminah ini sangat mengharapkan bantuan tempat tinggal. Jangan sampai ditunda-tunda bantuan untuk warga kita yang sedang kesusahan. Pemerintahlah yang menjadi ujung tombak dalam membantu warganya yang posisinya sedang tertimpa musibah," ungkap Pauzi yang juga anggota DPRD Kepulauan Meranti, kemarin.

Sedangkan Komaria, perempuan calon anggota DPRD Provinsi Riau ini meminta kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk dapat memberikan bantuan kepada Aminah, korban kebakaran rumah. Karena, korban saat ini sangat membutuhkan uluran tanggan masyarakat untuk membangun tempat tinggalnya yang kini sudah rata dengan tanah tersebut.

"Masyarakat kalau memiliki rezeki lebih kirannya bisa membantu saudara kita yang sedang kesusahan ini. Tak hanya masyarakat, pemerintah daerah juga harus turun tangan untuk meringankan beban rakyatnya yang sedang dilanda musibah kebakaran tempat tinggalnya. Apalagi, korban sendiri tidak tau mau mengadu kemana soal nasib yang menimpannya tersebut," ungkap Komaria, politisi dari Partai Golkar ini.

Sementera Aminah, korban kebakaran ketika disambangi dua politikus dari Partai Golkar tersebut mengatakan, pada kejadian kebakaran dirinya bersama anak-anaknya sedang tidak ada di rumah. Jadi, ketika peristiwa kebakaran berlangsung dia tidak mengetahuinya, tiba-tiba hanya puing-puing rumah yang mengeluarkan kepulan asap bekas kebakaran berlangsung.

"Waktu kebakaran berlangsung saya sedang tidak ada di tempat, saya bersama anak-anak tidur di rumah ibu yang  tidak begitu jauh dari rumah. Jadi seluruh harta benda yang ada di dalam rumah ikut hangus terbakar dan tak ada satupun benda berharga yang bisa diselamatkan. Atas kejadian ini saya tidak tau mau minta bantu kepada siapa," ungkap janda ini sembari meneteskan air mata. (roy/die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar