- Home
- Lingkungan
- Pauzi dan Komaria Minta Pusat dan Provinsi Bantu Atasi Abrasi di Pulau Rangsang
Pauzi dan Komaria Minta Pusat dan Provinsi Bantu Atasi Abrasi di Pulau Rangsang
Minggu, 19 Januari 2014 19:50 WIB
RANGSANG PESISIR - Desa Tenggayun Raya Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti kini sedang dilanda abrasi pantai yang cukup hebat. Atas kondisi alam seperti ini, Pauzi anggota Komisi I DPRD Dumai dan Komaria calon anggota DPRD Riau mengaku prihatin.
Pauzi dalam sela-sela kujungannya mengatakan, persoalan abrasi ini tidak bisa didiamkan begitu saja, perlu adanya penanganan khusus oleh pemerintah daerah. Karena, abrasi pantai ini sangat berdampak pada membahayakan keselamatan warga yang tinggal di daerah ini.
"Abrasi di Tenggayun tidak bisa didiamkan begitu saja, pemerintah daerah harus pro aktif untuk membuatkan pengaman agar abrasi tidak kian parah mengkikis daratan pantai," ungkap Pauzi didampingi Komaria saat bertandang di Kecamatan Rangsang Pesisir.
Tidak hanya pemerintah daerah saja mengenai persoalan abrasi, kata Komaria, pemerintah pusat dan provinsi juga harus berperan aktif mengenai masalah ini, mengingat wilayah Rangsang Pesisir berdekatan dengan selat malaka.
"Persoalan ini juga harus didukung dana dari Pusat dan Riau. Sebab, wilayah yang kita lihat sekarang ini bergandeng dengan Selat Malaka. Jadi masalah ini jangan pemerintah daerah saja yang terus didesak untuk membangun tanggulnya," ujar Komaria kepada warga yang ikut melihat abrasi.
Komaria dan Pauzi bertekad akan memperjuangkan kondisi abrasi pantai di wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir ini. Namun upaya itu agar terealisasi, tentunya harus ada dukungan dari masyarakat setempat.
"Masalah ini bisa diperjuangan, asalkan masyarakat bersama-sama ikut memperjuangkannya. Karena, permasalah ini cukup serius dan perlu adanya penanganan serius dari pemerintah pusat maupun provinsi," ungkapnya kepada seluruh elemen masyarakat Rangsang Pesisir.
Dijelaskan Komaria, Kecamatan Rangsang Pesisir ini merupakan kawasan terbesar di Kepulauan Meranti. Secara tidak langsung, kawasan ini memiliki banyak potensi sumber daya alamnya dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Meranti sendiri.
"Saya meminta kepada pemerintah kabupaten untuk segera menuntaskan permasalahan ini dengan mendobrak ke pusat untuk menyelesaikan abrasi di pulau Rangsang Pesisir. Pulau ini adalah salah satu daerah terbesar di kabupaten Kepulauan Meranti," jelasnya. (roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

