Masyarakat Meranti Terima Bantuan Aladin dari Kemenpera RI
Minggu, 19 Oktober 2014 17:05 WIB
SELATPANJANG - Sebanyak 392 Kepala Keluarga (KK) di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti, tak perlu membaca mantra bim sala bim atau bekerja mengeluarkan keringat untuk mendapat bantuan sebesar Rp7.500.000 dari Kementerian Perumahan Rakyat RI.
Tapi harus ingat, bantuan ini hanya untuk Atap Lantai dan Dinding (Aladin) rumah saja. Bantuan untuk Aladin ini diserahkan dua hari secara berturut-turut pada Jumat (17/10) dan Sabtu (18/10) di tiga kecmatan, masing-masing Kecamatan Ransang Barat, Kecamatan Rangsang, dan Ransang Pesisir.
Bantuan itu diserahkan Bupati Meranti Drs H Irwan Nasir M.Si yang diwakili Asisten I Syafril Nawawi, Asisten Deputi Bidang Evaluasi Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat RI, Dr Ir Eko Djoeli Heripoerwanto.
Penyerahan ini secara langsung disaksikan Kapolres Meranti diwakili Kabag Rencana Kompol Iman Ziadi, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Meranti Drs Teddymar, para camat dan para kepala desa.
Teknis penyerahan bantuan tunai itu melalui rekening masing-masing kelompok warga, dan tahap pertama bantuan ini hanya bisa dicairkan sebanyak 50 persen saja. "Saya ingatkan bantuan ini hanya untuk Aladin, selain dari itu bantuan ini tidak boleh dipergunakan," kata Deputi Bidang Evaluasi
Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat RI, Dr Ir Eko Djoeli Heripoerwanto dalam sambutannya.
Eko menjelaskan, jika dalam dua pekan bantuan yang sudah diserahkan tersebut tidak digunakan masing-masing warga, atau setelah dievaluasi tidak tepat guna, maka secara otomatis rekening penerima bantuan diblokir. 'Jadi, gunakanlah bantuan ini sebaik-baik mungkin untuk kebutuhan Aladin,' ucapnya.
Seandainya bantuan tersebut dirasakan kurang untuk membangun Aladin, pemerintah membuka jalan kemudahan kepada warga penerima bantuan dengan cara meminjam kepada bank sebagai rekanan. 'Teknisnya tentulah ada jaminan seperti tanah dan lainnya,' kata Eko.
Sementara itu Asisten I Sekdakab Meranti Syafril Nawawi menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat ini ditaburkan ke daerah yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara tetangga. Jelas bantuan ini merupakan beranda dan tolak ukur pembangunan nasional.
"Bantuan pembangunan Aladin ini merupakan perhatian pemerintah terhadap daerah yang berbatasan dengan negara lain. Komitmen pemerintah ini juga sebagai jaminan keutuhan kedaulatan wilayah NKRI untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat di wilayah perbatasan,' ungkap Syafril.
Bantuan yang sudah diserahkan kepada sebanyak 392 Kepala Keluarga (KK) di tiga kecamatan ini, kata Syafril, jelas belum bisa memenuhi kebutuhan karena masih ada sekitar 1000 rumah yang harus diberi bantuan untuk empat kecamatan.
"Tentunya kita berharap bantuaan ini terus berlanjut mengingat daerah Kabupaten Kepulauan Meranti berbatasan langsung dengan negara lain. Pembangunan dan kesejahtraan daerah perbatasan ini harus menjadi perhatian semua pihak agar keutuhan NKRI tetap terjaga,' katanya.
Sebagai salah satu instansi yang melakukan pengawasan, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Meranti Drs Teddymar mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi sesuai petunjuk teknis. Bantuan yang sudah diberikan itu.
Dalam dua pekan ke depan dievaluasi apa saja yang sudah dilakukan warga bersama kelompoknya. "Apakah bantuan tepat guna atau warga mendapat kesulitan di lapangan mempergunakan bantuan tersebut, semuanya kita evaluasi,' ujar Teddymar.
Adapun pengawasan yang dilakukan terhadap penerima bantuan itu berapa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ransang Barat sebanyak tiga desa. Selanjutnya Kecamatan Ransang Pesisir sebanyak dua desa, dan terakhir Kecamatan Ransang sebanyak satu desa. (Riky)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

