Pemkab Bengkalis Gelar Sosialisasi Narkoba Bagi Generasi Muda
Senin, 25 November 2013 16:07 WIB
BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Badan Besatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Bengkalis kembali menggelar penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba.
Acara yang dimulai sekitar pukul 9.00 Wib ditandai dengan penyematan bross dari perwakilan peserta dilakukan dilantai II Kantor Camat Bengkalis, Senin (25/11).
Penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba yang menrupakan agenda rutin tahunan pemkab bengkalis itu dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian (Kaban) Kesbangpolinmas H. Zulfan Heri.
Dalam pidato Bupati Bengkalis, dibacakan oleh kaban Kesbangpolinmas H. Zulfan Heri mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan berbentuk penyuluhan tersebut mempunyai nilai positif. Oleh, karenanya kegiatan itu didukung oleh pemerintah.
"Karna dengan digelarnya kegiatan ini, sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Dan Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian kita bersama untuk membentengi masyarakat khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus pada lembah gelap narkoba,” kata Zulfan Heri membacakan pidato bupati dalam sambutanya itu.
Disamping bentuk kepedulian dari pemkab, Zulfan mengimbau seluruh elemen juga harus bertanggung jawab dalam memeraqngi peredaran narkoba tersebut. Idealnya, di awali dari keluarga sendiri.
"Artinya, mari kita meningkatkan pengetahuan agama kepada anggota keluargn dan menghidupkan budaya magrib mengaji, sehingga mampu menangkal bahaya narkoba tersebut,” imbau Zulfan.
Seperti diketahui, sampai bulan November 2013 ini jumlah kasus narkoba yang ditangani oleh jajaran polres bengkalis mencapai 126 kasus dengan jumlah tersangka 231 orang. Bila dibandingkan sampai priode bulan Agustus 2013 lalu, pelaku yang terlibat narkoba naik sebanyak 36 orang.
Jika dirata-rata dari bulan Agustus hingga November dalam satu bulan sebanyak 12 orang terlibat kasus narkoba, baik itu sebagai pengedar, pemilik maupun pemakai. Belum lama ini di Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, warga berasil mengamankan ribuan botol miras dari negeri jiran Malaysia.
"Disamping menggelar sosialisasi ini, kami bersama badan narkoba nasional (BNN) juga telah melakukan test urine kepada Pegawai Negeri Sipil yang dilaksanakan sepekan lalu. Terhadap PNS yang diketahui mengkonsumsi dan mengedar narkoba, kami tidak segan-segan member sangsi berat,” tegas Zulfan Heri.
Sementara, dalam penyampaian laporan panitia penyelenggara, Bissalmi SH melaporkan kegiatan sosialisasi ini peserta berjumlah 75 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda mahasiswa dan siswa SLTA/Sederajat.
Kegiatan penyuluhan itu juga disajikan dalam bentuk paparan dan materi yang disampaikan oleh nara sumber yang terdiri Perwakilan Badan Kesbangpollimas Provensi Riau Hj.Frida Msi Bidang Pemantauan, Kasat Narkoba Polres Bengkalis AKP Willi Kartamanah, satuan satpol pp Kabupaten Bengkalis Pirhot Penggabean. SH dan sedangkan dari Kementrian Agama Kabupaten Bengkalis H.Abdul Hamid. (ias)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

