• Home
  • Sosial
  • Pemkab Kuansing Masih Berpeluang Raih DAK untuk Gedung Pustaka

Pemkab Kuansing Masih Berpeluang Raih DAK untuk Gedung Pustaka

Dio Febrian Jumat, 07 September 2018 09:40 WIB
KUANSING - Pemerintah Kabupaten Kuansing masih berpeluang mendapatkan Dana Alokasi Khusus atau (DAK) dari pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional, untuk pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah.

Hal itu disampaikan Azhar, usai menemui Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpustakaan Nasional RI, Joko Santoso, Kamis (6/9/2018) tadi siang, di Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta, 

Dikatakan Azhar, untuk tahun 2019 ini menurut Joko, alokasi dana DAK sudah di susun. Namun berdasarkan penelusuran pihaknya, Kuansing belum termasuk salah satu daerah yang bakal menerima alokasi tersebut.

Pasalnya terjadi pengurangan anggaran pada Perpustakaan Nasional, dari 3,9 T yang di ajukan, hanya 300 M yang di setujui pemerintah pusat, atau hanya sekitar 8,2 persen.

"Itulah sebabnya mengapa proposal yang diajukan kabupaten Kuansing , belum bisa di penuhi," jelas Azhar.

Meski demikian, Kepala Biro Perencanaan Perpusnas, mengatakan bahwa Tahun pertama Perpustakaan Nasional diberi kepercayaan mengelola dana DAK.

Jika sukses, maka besar peluang pada tahun berikutnya alokasi dana DAK melalui Perpustakaan Nasional akan makin besar. Dengan asumsi itu, Joko berpesan agar Kuansing tidak patah arang untuk terus mengajukan anggaran.

Sementara KASI Akuisisi Dispersip Kuansing, Hevi Heri Antoni, yang ikut mendampingi Azhar, menjelaskan, bahwa ada beberapa persyaratan yang belum di penuhi terkait proposal yang telah disampaikan.

Seperti, kajian RTRW, surat pernyataan sanggup memiliki IMB, surat pernyataan sanggup menyiapkan AMDAL, dan surat pernyataan sanggup mengalokasikan dana pemeliharaan. Serta lokasi pembangunan mesti di tempat strategis.

"Semua surat itu harus di tanda tangani oleh Bupati. Itulah beberapa persyaratan yang belum kita penuhi, untuk dikoreksi pada pengajuan berikutnya, jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika nanti pada verifikasi akhir ada Kabupaten Kota yang tidak memenuhi persyaratan, bukan tidak mungkin di alihkan ke Kuansing.

Diakhir pertemuan, Joko berpesan agar Dispersip Kuansing sering melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Dispersip Riau serta perpustakaan Nasional. Dan pihaknya akan selalu terbuka untuk komunikasi mengenai informasi lebih lanjut.

(dio/rtc)
Tags APBNDPRD KuansingPemkab Kuansing
Komentar