Pemuda dan Pelajar Dapat Penyuluhan Bahaya Narkoba di Kepulauan Meranti
Syawal Rabu, 29 November 2017 10:01 WIB
MERANTI - Bahaya narkoba dikalangan pelajar semakin memprihatinkan. Sebagai institusi yang membawahi kepemudaan, Disparpora Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar penyuluhan Bahaya Narkoba untuk pemuda dan pelajar se-Kabupaten Kepulauan Meranti.
Bertempat di Aula Hotel Grand Meranti Selatpanjang, Disparpora mengundang peserta perwakilan dari Sekolah Menengah yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan itu berlangsung selama satu hari penuh, Selasa 28 November 2017.
Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekdakab Kepulauan Meranti, Jonizar SH MSi, secara resmi membuka penyuluhan ini, yang merupakan dukungan dan bentuk apresiasi pemerintah dalam pengembangan generasi muda Kepulauan Meranti.
Penyuluhan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, seperti dari perguruan tinggi, Dr. Imam Ghozali, Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti, IPTU Darmanto SH, Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti dr. Joko Santoso dan pengamat sosial.
"Dalam penyuluhan ini diharapakan para peserta dapat menularkan informasi kepada rekannya yang lain tentang bahaya narkoba," kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti, Drs. H. Ismail Arsyad MSi.
Perihal narkoba ini, merupakan persoalan yang bukan main-main, bahkan kini dampaknya sudah merata di seluruh indonesia, dan rata-rata korbannya usia remaja.
Asisten I Setdakab, Jonizar mengatakan masalah itu merupakan dampak dari kurangnya perhatian orang tua, pengaruh sosial dan ekonomi, kekebasan IT dan menggunakan smartphone yang terlalu bebas, serta tidak terkontrolnya hiburan-hiburan malam di kalangan remaja.
Pemerintah melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, ungkapnya, sangat mengapresiasi dan mendukung penyuluhan yang merupakan bentuk penyegaran kepada generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba.
Pada penyuluhan selama satu hari itu narasumber menyampaikan sejumlah materi, upaya-upaya pencegahan berkembangnya penggunaan narkoba dan bahaya narkoba dari sisi kesehatan, yang disampikan oleh unsur Dinas Kesehatan.
(wal/hms)
Bertempat di Aula Hotel Grand Meranti Selatpanjang, Disparpora mengundang peserta perwakilan dari Sekolah Menengah yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan itu berlangsung selama satu hari penuh, Selasa 28 November 2017.
Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekdakab Kepulauan Meranti, Jonizar SH MSi, secara resmi membuka penyuluhan ini, yang merupakan dukungan dan bentuk apresiasi pemerintah dalam pengembangan generasi muda Kepulauan Meranti.
Penyuluhan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, seperti dari perguruan tinggi, Dr. Imam Ghozali, Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti, IPTU Darmanto SH, Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti dr. Joko Santoso dan pengamat sosial.
"Dalam penyuluhan ini diharapakan para peserta dapat menularkan informasi kepada rekannya yang lain tentang bahaya narkoba," kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti, Drs. H. Ismail Arsyad MSi.
Perihal narkoba ini, merupakan persoalan yang bukan main-main, bahkan kini dampaknya sudah merata di seluruh indonesia, dan rata-rata korbannya usia remaja.
Asisten I Setdakab, Jonizar mengatakan masalah itu merupakan dampak dari kurangnya perhatian orang tua, pengaruh sosial dan ekonomi, kekebasan IT dan menggunakan smartphone yang terlalu bebas, serta tidak terkontrolnya hiburan-hiburan malam di kalangan remaja.
Pemerintah melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, ungkapnya, sangat mengapresiasi dan mendukung penyuluhan yang merupakan bentuk penyegaran kepada generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba.
Pada penyuluhan selama satu hari itu narasumber menyampaikan sejumlah materi, upaya-upaya pencegahan berkembangnya penggunaan narkoba dan bahaya narkoba dari sisi kesehatan, yang disampikan oleh unsur Dinas Kesehatan.
(wal/hms)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
F1QR Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu 5,404 KG dari Malaysia
-
Hukrim
KPPBC Dumai Amankan Tersangka dan 19.516 Butir Ekstasi dari Malaysia
-
Hukrim
Inilah Fakta Anak Lilis Karlina yang Masih Kecil Jadi Bandar Narkoba
-
Hukrim
BNN Tangkap Oknum Polisi dan Warga Sipil Bawa 50 Kilogram Narkoba di Dumai
-
Bengkalis
Bupati Bengkalis Buka Seminar Kebangsaan Peringatan Hari Anti Narkoba

