• Home
  • Sosial
  • Sekda Meranti Tinjau Pembangunan Dorak Port

Sekda Meranti Tinjau Pembangunan Dorak Port

Rabu, 24 September 2014 15:07 WIB

SELATPANJANG - Pembangunan Pelabuhan Dorak atau Dorak Port (DP) terus digesa. Sampai saat ini proyek yang dibiayai secara multiyears tersebut sudah hampir 60 persen dikerjakan.

Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Iqaruddin melakukan peninjauan rutin terhadap pengerjaan proyek tersebut, Selasa (23/9/2014). Dia didampingi Asisten Administrasi Umum Tengku Akhrial, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ardhani dan Kepala Bagian Humas Ery Suhairi.

"Kita melihat progres pembangunan pelabuhan ini cukup baik. Kita minta rekanan menggesa proses pengerjaan namun tetap mengutamakan mutu dan kualitas pengerjaan," tegas Sekda.

Menurutnya, kehadiran pelabuhan berstandar tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam memudahkan arus barang dan orang. 

Dimana selama ini arus barang dan orang terhambat karena sarana pelabuhan yang kurang memadai terutama pelabuhan bongkar muat sehingga barang yang akan keluar dan masuk ke Kepulauan Meranti mengalami keterlambatan.

"Hal itu yang mengakibatkan harga barang menjadi tinggi. Kalau pelabuhannya sudah baik dan arus bongkar barangnya bisa cepat tentu bisa menekan kos sehingga berpengaruh pada harga barang," papar Sekda.

Sedangkan Kepala Dinas PU Ardhani menjelaskan proyek tersebut dikerjakan dalam tahun jamak selama tiga tahun. Nilai totalnya mencapai sekitar 102 miliar rupiah.

"Saat ini dermaga untuk pelabuhan penumpang dan pelabuhan bongkar muat sudah selesai. Namun pekerjaan yang paling banyak dan memakan waktu itu adalah pematangan lahan. Kita lihat pematangan lahan sudah hampir selesai dan diperkirakan tuntas akhir tahun ini," papar Ardhani.

Menurut dia, proses pematangan lahan di Kepulauan Meranti berbeda dengan daerah-daerah yang tanahnya sudah keras seperti Kota Pekanbaru atau Kota Batam. 

Mengingat kondisi tanah gambut di daerah ini yang memiliki kandungan air tinggi, maka digunakan teknologi khusus dengan menanam ribuan saluran air sejenis selang jenis PVD (port vertical drain) dengan kedalaman sekitar 20 meter pada jarak satu meter. Dengan tekanan timbunan pasir di atasnya maka air akan keluar melalui saluran-saluran tersebut.

"Untuk lahan gambut memang harus menggunakan teknologi ini agar kontur tanahnya lebih kuat," tegasnya.

Semenetara itu pembangunan gedung terminal diperkirakan tidak memakan waktu lama. Namun dengan berbagai kendala yang dialami dalam pembangunan Pelabuhan Dorak ini terutama menyangkut ganti rugi lahan, maka Ardhani memperkirakan tahun depan akan dimulai pengerjaan gedung-gedung tersebut. "Nanti akan dilelang secara reguler saja," sebut Ardhani.****(adv/hms/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar