Tolak Jembatan Siak IV, Gubri Pilih Bangun Gedung BIN
Jumat, 22 Agustus 2014 15:11 WIB
PEKANBARU - Kelanjutan proyek stategis Jembatan Siak IV dipastikan semakin tidak jelas, menyusul tidak dimasukannya anggaran Rp80 miliar untuk proyek tersebut di APBDP Riau 2014 yang baru beberapa hari lalu disahkan DPRD Riau.
Kepastian tidak adanya anggaran untuk kelanjutan Jembatan Siak IV disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riau Muhammad.
“Untuk Jembatan Siak IV memang tidak dianggarkan di APBD Perubahan. Kita akan berupaya maksimal di APBD murni tahun depan,” ujarnya kepada wartawan kemarin.
Fakta ini menjadi bukti kontradiktif kebijakan Gubernur Riau Annas Maamun yang konon mengkedepankan kepentingan rakyat. Pasalnya, pada APBDP Riau justru dimasukan anggaran ratusan miliar untuk kegiatan yang tak berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satunya adalah anggaran Rp157 miliar untuk pembebasan lahan di Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai. Di lokasi tersebut akan dibangun komplek perkantoran untuk sejumlah instansi pusat.
Salah satunya markas Badan Intelijen Nasional (BIN). Tersedia juga Rp40 miliar untuk pembangunan awal dari delapan kantor intansi pusat tersebut. ***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

