Demi Optimalkan Pelayanan Kesehatan,
Walikota Dumai Resmikan Pemancangan Pondasi Gedung Baru RSUD
Kamis, 13 Maret 2014 16:29 WIB
Peresmian ditandai dengan pemancangan tiang pertama itu disaksìkan langsung oleh Walikota Dumai, Khairul Anwar, Wakil Walikota, Agus widayat, Ketua Komisi III DPRD Dumai, Agus Purwanto, Direktur RSUD Dumai, dr. Syaiful serta tamu undangan, Kamis (13/3/14).
Walikota Dumai Khairul Anwar mengatakan, ruang rawat Inap baru ini memiliki kapasitas 250 tempat tidur. Kapasitasnya sendiri seperti rawat inap kelas I, kelas II dan rawat inap untuk kelas III. Dengan adanya bangunan baru, maka pelayanan kesehatan akan berjalan maksimal.
"Pembangunan ruang rawat inap ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pembangunan gedung baru ruang rawat inap kelas I, II dan III ini menelan dana Rp42 miliar yang dianggarkan dengan sistem tahun jamak hingga 2015 mendatang," katanya.
Sedangkan untuk sarana penunjang lainnya seperti alat kesehatan dan meubelair, kata Khairul, akan dianggarkan pada 2015 mendatang. Selain menggunakan APBD Kota Dumai, pengadaan alat kesehatan serta meubelair juga akan diusulkan ke Pemerintah Pusat dan Provinsi.
"Pembangunan ini juga untuk mensukseskan program jaminan kesehatan kota Dumai. Rumah sakit adalah salah satu sarana paling penting dalam upaya pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Khairul Anwar saat memberikan kata sambutan di RSUD Dumai.
Saat ini, kata dia, permintaan rawat inap di RSUD Dumai terus mengalami peningkatan. Tidak hanya bagi warga Dumai, tetapi warga daerah tetangga seperti Rohil, Bengkalis dan derah lain sudah melakukan rujukan ke RSUD Dumai.
"Dengan kondisi seperti ini tentunya fasilitas dan saranan rumah sakit perlu adanya penambahan ruangan. Kita bangga RSUD Dumai menjadi tujuan rujukan daerah lain. Untuk itu kita senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan maksimal," urainya.
Diharapkan Wako, pembangunan ruang rawat inap ini dikerjakan oleh PT Arafah Alam Sejahtera dan pekerjaannya sendiri dilaksanakan sesuai dengan bestek atau perencanaan awal. Dan yang tak kalah pentingnya harus tepat waktu sehingga bangunan rawat inap layak digunakan.
Direktur RSUD Dumai, dr. Syaiful mengatakan, bahwa rumah sakit Kota Dumai sudah berusia 15 tahun pada Maret 2014. Dijelaskannya, RSUD Dumai di bangun dan didirikan pada 15 Februari 1999 semasa kepemimpinan Bupati Bengkalis Fadlah Sulaiman.
"Memasuki usianya yang ke 15 tahun, berbagai prestasi mampu diraih RSUD Kota Dumai. Salah satunya ditetapkannya RSUD Dumai sebagai Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak sejak 2010," kata Syaiful saat memberikan kata sambutan.
Guna meningkatkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, dikatakannya, oihaknya terus melakukan penambah ruang rawat inap untuk kelas I, II dan kelas III di atas areal seluas lebih kurang 1,4 hektare persegi tersebut.
"Bangunan ruang rawat inap yang baru ini akan diselesaikan pada Maret 2015. Tidak hanya menambah tempat tidur, RSUD juga akan melengkapi alat kesehatan dan dokter spesialis," ujarnya menambahkan.
Menurutnya, dokter spesialis yang sudah ada saat ini sebanyak 18 orang dan kemudian masih ada 20 dokter spesialis lagi yang posisinya sedang menjalani pendidikan.
"Keberdaaan dokter spesialis yang akan di dukung dengan ketersediaan alat kesehatan yang memadai akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Selain itu, kita akan menjadi rumah sakit rujukan bagi daerah tetangga," ungkapnya.
Dikatakanya, bangunan lama terdiri dari 218 tempat tidur, bangunan baru 250 tempat tidur. Jika proses pelaksanaan pembangunan RSUD selesai, akan menambah jumlah tempat tidur menjadi 468 tempat tidur yang terbagi menjadi beberapa kelas.
Pada kesempatan ini, Walikota Dumai Khairul Anwar dan Wakil Walikota Dumai Agus Widayat memberikan cindera mata kepada dokter spesialis yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai. Tidak dokter saja, perawat teladan juga mendapatkan hal sama.***(adv/hum/adi)
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar


