Dengar Tangisan Bayi, Gajah Batal Hancurkan Rumah
Kamis, 13 Maret 2014 17:05 WIB
PURULIA - Seekor gajah dewasa mengurungkan niatnya menyerang rumah penduduk di Desa Olgara, Distrik Purulia, Bengal Barat, Senin (10/3/2014) malam kemarin.
Di kawasan itu, seperti dikabarkan surat kabar The Times of India, kerap terjadi konflik antara gajah dan manusia, bahkan sampai menyebabkan korban.
Menurut aparat keamanan setempat, sang gajah malam itu kedapatan merusak dan berusaha membobol dinding rumah salah seorang penduduk.
Namun, aksi itu terhenti saat gajah tersebut mendengar tangis ketakutan bayi pemilik rumah, yang baru berusia 10 bulan, di dalam ruangan yang dindingnya dibobol tersebut.
Setelah mendengar tangis itu, gajah dewasa tersebut menghentikan aksinya. Hewan itu lalu dengan hati-hati menggerakkan belalainya, membersihkan reruntuhan batu bata yang berjatuhan di sekeliling bayi tersebut.
Saat kejadian, kedua orangtua si bayi tengah makan malam di ruangan lain.
"Kami memuja Dewa Ganesha (dewa umat Hindu berkepala gajah). Namun, sampai sekarang kami masih tak percaya gajah itu justru berupaya menyelamatkan bayi kami walau dia sempat berusaha menghancurkan rumah tinggal kami," katanya.
"Kami melihat sendiri dengan takjub, bagaimana gajah itu dengan hati-hati menyingkirkan reruntuhan batu dari sekitar bayi kami. Ini sebuah mukjizat,” ujar sang ibu bayi, Lalita Mahato. (dok)
Di kawasan itu, seperti dikabarkan surat kabar The Times of India, kerap terjadi konflik antara gajah dan manusia, bahkan sampai menyebabkan korban.
Menurut aparat keamanan setempat, sang gajah malam itu kedapatan merusak dan berusaha membobol dinding rumah salah seorang penduduk.
Namun, aksi itu terhenti saat gajah tersebut mendengar tangis ketakutan bayi pemilik rumah, yang baru berusia 10 bulan, di dalam ruangan yang dindingnya dibobol tersebut.
Setelah mendengar tangis itu, gajah dewasa tersebut menghentikan aksinya. Hewan itu lalu dengan hati-hati menggerakkan belalainya, membersihkan reruntuhan batu bata yang berjatuhan di sekeliling bayi tersebut.
Saat kejadian, kedua orangtua si bayi tengah makan malam di ruangan lain.
"Kami memuja Dewa Ganesha (dewa umat Hindu berkepala gajah). Namun, sampai sekarang kami masih tak percaya gajah itu justru berupaya menyelamatkan bayi kami walau dia sempat berusaha menghancurkan rumah tinggal kami," katanya.
"Kami melihat sendiri dengan takjub, bagaimana gajah itu dengan hati-hati menyingkirkan reruntuhan batu dari sekitar bayi kami. Ini sebuah mukjizat,” ujar sang ibu bayi, Lalita Mahato. (dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

