Walikota Dumai Sebut Hentikan Penyebaran HIV/AIDS Tugas Bersama
Kamis, 05 Desember 2013 22:52 WIB
DUMAI - Upaya menghentikan penyebaran HIV/AIDS harus dilakukan bersama-sama dari semua elemen masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Demikian disampaikan Walikota Dumai, Khairul Anwar, Kamis (5/12/13).
"Sempena peringatan hari HIV/AIDS sedunia mari kita gunakan untuk menilai apakah yang kita lakukan telah sesuai dengan apa yang kita harapkan dan apabila belum, mana-mana yang harus kita perbaiki dan tingkatkan," ungkap Walikota.
Menurutnya, statistik menunjukkan bahwa kelompok yang paling rawan terhadap HIV/AIDS adalah kelompok usia 15-49 tahun, atau kelompok produktif! Oleh karena itu, sangat perlu kelompok ini dibekali dengan pengetahuan dan layanan.
Sehingga mampu melindungi dirinya dan melindungi orang lain terhadap risiko-risiko penularan HIV/AIDS. Khairul menegaskan, upaya mengatasi epidemi AIDS, khususnya di Kota Dumai, akan berhasil bila komitmen yang tinggi dari Pemerintah didukung oleh seluruh pihak.
Peran aktif masyarakat sipil, LSM, Media massa, tokoh-tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat dalam peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2013 harus semakin nampak dan berarti sampai ke pelosok yang paling jauh sekalipun.
Kemitraan Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA), para pengguna narkoba, serta mantan pecandu harus dijalin dan ditingkatkan kualitasnya untuk mewujudkan peran aktifnya dalam rangka mencegah laju epidemi HIV dan AIDS.
Persepsi masyarakat terhadap AIDS, dan orang yang hidup dengan HIV sangat besar dipengaruhi oleh agama melalui organisasi keagamaan dan para pemuka agama masing-masing.
Organisasi agama dan pemuka agama memiliki peranan penting dalam membantu menanggulangi akar permasalahan sosial dalam masyarakat yang mendorong meluasnya epidemi AIDS. Organisasi agama juga dapat menjadi wadah yang penting dalam mendukung masa transisi anak remaja menjadi orang dewasa.
Begitu juga dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Dumai, secara terbuka harus memberikan informasi mengenai seksualitas, kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV untuk membantu menciptakan manusia dewasa yang berpengetahuan dan bertanggung jawab.
Agar bersinergi dalam memberikan pelayanan optimal kepada penderita dan penyuluhan kepada masyarakat Kota Dumai tentang HIV dan AIDS. Dari kesemuanya itu, kata dia, tentunya dibutuhkan ketahanan keluarga dalam arti yang sesungguhnya. Keluarga adalah awal dari segalanya.
Sebagai pondasi awal dari pendidikan anak, keluarga mampu menciptakan stabilitas kejiwaan bagi generasi dalam menyaring pergaulan diluar rumah yang kadang-kadang sangat memprihatinkan.
"Apalagi dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang ditandai dengan mudahnya akses ke situs-situs yang kurang bertanggung jawab," demikian penjelasan Walikota Dumai.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

