• Home
  • Sosial
  • Warga Bingung dengan Biaya Pasang Meteran Listrik Baru

Warga Bingung dengan Biaya Pasang Meteran Listrik Baru

Selasa, 07 Januari 2014 17:29 WIB

PULAU PADANG - Kabar gembira kini dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Merbau dan Tasik Putripuyu Kabupaten Kepulauan Kepulauan Meranti. Pasalnya, sebentar lagi mereka akan menikmati penerangan listrik atas kerjasama yang dilakukan pemerintah daerah bersama PT PLN untuk muwujudkan program "Meranti Terang Benderang 2015". 

Namun demikian, program yang di gagas pemerintah ini justru membingungkan di benak masyarakat. Sebab, saat ini pemasangan meteran listrik baru biayanya berfariasi dan terkesan mahal. Harga yang dipatok oleh masing-masing koordinator biro tidak seragam alias berbeda. Dimana antara desa yang satu dengan lainnya sangat jauh berbeda.

Seperti halnya di desa Mengkopot, instalasi ditetapkan sebesar Rp.2,5 juta untuk meteran 900 Watt.Sedangkan di desa tetangganya, yakni Mengkirau dari informasi sementara yang diterima bahwa tarif untuk sebuah meteran lengkap instalasi di patok oleh biro sebesar Rp3,5 juta. Di desa Tanjung Pisang sebesar Rp2,7 juta tiap rumah. Bahkan ada juga yang mencapai hingga Rp3,5 juta untuk per meteran dan instalasi.

“Kami juga heran, kenapa harga meteran dan instalasi di masing-masing desa tidak sama. Padahal yang kami ketahui dari ketentuan sebelumnya sama semua. Untuk itu kami selaku masyarakat meminta kepastian dan ketetapan harga sesuai standar ketentuan oleh pemerintah,” ungkap salah seorang warga desa Mengkopot kecamatan Tasik Putripuyu yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, dari informasi yang berhasil dirangkum dilapangan, bahwa untuk pemasangan baru jaringan listrik di sana melalui beberapa biro instalasi. Namun, belum diketahui persis biro itu berasal dari instansi mana. Yang jelasnya, pemasangan meteran listrik baru harganya berfariasi dan bikin bingung masyarakat di dua daerah tersebut.***(roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar