• Home
  • Sosial
  • Wawako Dumai Tegaskan Akan Wujudkan Program Makmur dan Madani

Wawako Dumai Tegaskan Akan Wujudkan Program Makmur dan Madani

Minggu, 04 Juni 2017 09:59 WIB
DUMAI - Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo menegaskan kepada masyarakat bahwa saat ini pemerintah daerah tengah bekerja untuk mewujudkan Masyarakat Kota Dumai Makmur dan Madani.

Komitmen itu akan diwujudkan secara bertahap dengan mengedepankan skala prioritas. Penegasan ini disampaikan pada Safari Ramadan di Masjid Al Ikhlas, Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur, Sabtu (3/6) malam. 

Eko mengemukakan, pemerintah Kota Dumai periode ini baru berjalan 1 tahun 4 bulan. Visi Makmur madani itu akan dijalani. Perjalanan ini tentunya penuh dinamika. Dan komitmen itu akan dilaksanakan.

Dari 21 misi yang akan dilaksanakan Pemko Dumai pada tahap asal akan difokuskan ke pelayanan dasar. Selain melalui APBD Kota Dumai juga akan minta dukungan dari provinsi dan pusat. 

"Bermohon ke provinsi dan pusat. Boleh kan kita minta. Kan masih NKRI," katanya. Sebab, pembangunan suatu daerah akan lebih terwujud jika ada dukungan penuh dari provinsi maupun pusat.

"APBD Kota Dumai termasuk yang terkecil di Riau. Tahun ini hanya 1,07 Triliun. Sementara jumlah penduduk 274 rb jiwa dengan wilayah kota terluas di Indonesia. Jadi butuh dukungan Provinsi dan Pusat," jelasnya. 

Wawako Dumai juga menjelaskan persoalan lahan. Dimana  kondisi tanah Kota Dumai ini bermasalah. Sebagian merupakan tanah gambut dan lempung. Agak susah membangun. Perlu biaya cukup besar.

"Dengan anggaran terbatas itu, Pemko Dumai saat ini masih memprioritaskan infrastruktur jalan, air bersih dan mengatasi banjir. Kondisi ini mengharuskan untuk berbagi. Masih banyak jalan tanah dan setapak," lanjut Eko.

Menyinggung pendidikan, Eko mengemukakan bahwa pendidikan di Kota Dumai harus mampu menjawab tantangan sebagai kota Industri. Harus diperbanyak jurusan untuk memenuhi kebutuhan Industri. 

"Pendidikan harus sejalan dengan kemampuan yang dimiliki daerah. Yang dibutuhkan teknik industri, teknik kimia, maritim dan lain-lain. Jangan tenaga administrasi yang diperbanyak. Tidak nyambung," katanya.

Terkait kemaritiman, Pemko Dumai akan dirikan politeknik kemaritiman dengan biaya sepenuhnya dari pusat. Bangunan, tahap awal akan memanfaatkan areal Terminal Agrobisnis.

Turut hadiri pada safari ramadan, Dandim 0320 Letkol (Kav) Rendra Adrian Siagian, Kepala Bapenda Marjoko Santoso, Kepala Disdukcapil Suardi, Kepala Satpol PP Bambang Wardoyo, PLT Kadis Perikanan Afifuddinsyah, Sekwan Fidarson dan PLT Ladis Perkim Zulkarnaen.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar