Indonesia Masuk Negara Keenam Disambangi Balon Google
Kamis, 29 Oktober 2015 22:35 WIB
JAKARTA - Uji coba balon internet dari Google sebentar lagi akan memasuki wilayah Indonesia. Sebelum ke Indonesia, Project Loon sudah lebih dulu melakukan kerjasama dengan sejumlah negara lain. Kemana saja?
Project Loon pertama kali diinkubasi oleh divisi Google X pada 2011 silam, lalu resmi diumumkan secara publik pada Juni 2013 lengkap dengan tujuan untuk membantu penyebaran internet kepada dua pertiga populasi dunia.
Indonesia disebut-sebut menjadi negara keenam yang bakal menguji coba Project Loon. Sebelumnya, Google telah menguji coba 30 balon Loon di angkasa Selandia Baru. Kemudian perusahaan teknologi ini merangkul operator telekomunikasi Australia, Telstra untuk menguji coba 20 balon internet di bagian barat Queensland pada Desember 2014.
Setelah itu, Google juga melakukan uji coba di area Central Valley di California, Amerika Serikat, kawasan timur laut Brasil, serta Sri Lanka untuk memperluas cakupan internet.
Mengutip situs The Telegraph, luasnya Nusantara Indonesia dikabarkan menjadi langkah paling ambisius dari Google sendiri untuk menjalin kerjasama dengan tiga operator besar lokal terkait Project Loon ini, yakni Telkomsel, XL Axiata dan Indosat.
Presiden perusahaan induk Google, Alphabet Inc. Sergey Brin turut menyatakan proyeksinya bahwa Project Loon pada akhirnya bakal menciptakan jutaan lapangan kerja di seluruh dunia demi meningkatkan standar hidup seiring terhubungnya mereka ke ranah online untuk edukasi dan menjalin konektivitas baru.

Sementara CEO XL Axiata Dian Siswarini mengungkapkan bahwa technical trial di Indonesia akan dimulai di tahun 2016 dan Project Loon ini sebagai alternatif teknologi untuk meliputi daerah yang selama ini sulit dijangkau dengan terestrial network. Diharapkan dalam waktu singkat teknologi ini bisa segera dikomersialkan.
"Technical trial tersebut baru akan dimulai di tahun 2016, sedangkan untuk comercial-nya mungkin masih 2 tahun lagi," kata Dian, saat berbincang dengan CNN Indonesia, Kamis (29/10).
Namun Dian menyatakan bahwa uji coba teknis masih terbatas, sehingga diperlukan analisa lebih lanjut untuk ke tahap berikutnya. Dia juga bilang, di Indonesia, balon Loon akan menumpang di frekunsi 900 MHz yang dipunyai oleh para operator tersebut.
(rdk/cnn)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hiburan
Bilik Mandi Terpal Biru, Ini Konten Video Viral di Tiktok
-
Tekno
Bagaimana Mengunduh App Secara Aman pada Ponsel Anda?
-
Tekno
5 Cara Menyembunyikan Alamat IP Anda
-
Tekno
Apa yang Mempengaruhi Nilai Ping Koneksi Internet?
-
Tekno
Bagaimana Menawarkan Wi-Fi ke Tamu di Apartemen Sewa?
-
Tekno
Google Lens Viral TikTok, Begini Cara Menggunakannya

