Bupati Bengkalis Dapat Gelar Datuk Setia Amanah Junjungan Negeri
Senin, 11 Agustus 2014 17:18 WIB
BENGKALIS - sebagai Datuk Muda Setia Amanah Junjungan Negeriatau ritual penyematan gelar Bupati Bengkalis Herliyan Saleh sebagai Datuk Setia Amanah Junjungan Negeri serta Pribadi Bina Wangsa (Payung Negeri) dan Wakil Bupati Bengkalis Suayatno sebagai Datuk Muda Setia Amanah Junjungan Negeri Bengkalis oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis berlangsung sangat meriah dan cukup bernuansa adat Melayu yang kental.
Penabalan berlangsung di Balai Kerapatan Sri Mahkota Bengkalis, Senin (11/8/14) tersebut, tampak hadir petinggi dari Pemerintah Pusat yakni Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Djoehermansyah Djohan.
Pejabat Tinggi Pemerintah Provinsi Riau Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Anggota DPRD RI Wan Abu Bakar, serta Pejabat Tinggi dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di Riau, Sekretaris Daerah (Sekda) Burhanuddin yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Bengkalis.
Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Zainuddin Yusuf, pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis, serta ratusan undangan terdiri dari para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta Tokoh Muda Kabupaten Bengkalis.
Menyambut dua Kepala Daerah yang sudah memimpin Kabupaten Bengkalis sejak Agustus 2010 lalu ini, mulai dari ratusan Manggar (bunga kertas hias) dari ratusan pelajar, kemudian pencak silat dan arakan kompang yang kental Kemelayuan.
Bupati Herliyan Saleh dan Wakil Bupati Suayatno resmi dianugerahi gelar, secara simbolis ditandai dan secara bergantian dengan pemasangan Tanjak (penutup kepala kebesaran), kemudian pemasangan Keris dan terakhir Salempang oleh Ketua LAM Provinsi Riau Tennas Efendi.
Selanjutnya, secara bergiliran sepasang orang nomor satu di Negeri Junjungan di Tepuk Tepung Tawar oleh sejumlah peinggi-petinggi negeri tanda direstui gelar yang telah disandang.
Gelar yang diberikan LAMR Kabupaten Bengkalis secara khusus ini, merupakan gelar kehormatan diberikan masyarakat adat kepada tokoh yang dihormati. Penghargaan yang tinggi terhadap Pemerintah yang amanah kepada rakyat dan secara khusus sudah membuktikan perhatiannya terhadap rakyat.***(dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

