• Home
  • Traveler
  • Bupati Bengkalis Pimpin Ritual Mandi Safar Pulau Rupat

Bupati Bengkalis Pimpin Ritual Mandi Safar Pulau Rupat

Rabu, 17 Desember 2014 19:36 WIB
Bupati Herliyan Saleh secara simbolis memandikan beberapa orang anak Ketika meresmikan kegiatan budaya ritual mandi safar di Pantai Tanjung Lapin Desa Tangjung Punak, Kecamatan Rupat Utara, Rabu (17/12/14).
BENGKALIS : Keberhasilan pembangunan kebudayaan sangat terkait dengan aspek peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ada nilai tambah yang dapat diperoleh. Baik itu untuk peningkatan kesejahteran lahir maupun batin. 

Demikian dikatakan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dikutip dari release Humas Setda Bengkalis ketika meresmikan kegiatan budaya ritual mandi Safar di Pantai Tanjung Lapin, Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara, Rabu (17/12/14). 

Kegiatan ritual tahunan ini juga tampak antusias diikuti diikuti ribuan wisata domestik dan mancanegara. 

Menurut Herliyan, dari sisi peningkatan kesejahteraan lahir, katanya, keberhasilan pengembangan kebudayaan akan mendukung timbulnya pariwisata yang manfaatnya secara ekonomi dapat langsung dinikmati masyarakat. 

"Selain itu akan memicu munculnya industri kreatif yang berbasis kearifan atau budaya local. Mendorong usaha kecil masyarakat untuk tumbuh dan berkembang di wilayah pedesaan," paparnya. 

Herliyan berharap kepada seluruh lapisan masyarakat Pulau Rupat, khususnyA Rupat Utara dapat menjadikan kegiatan budaya ritual mandi safar ini, sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan kreativitas yang mempunyai nilai ekonomis, seperti membuat berbagai cendramata, makanan khas dan sebagainya. 

Apalagi kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan pariwisata serta sudah ditetapkannya Rupat Utara sebagai kawasan strategis untuk tujuan wisata, bukan saja di Kabupaten Bengkalis atau Provinsi Riau tetapi juga nasional. 

Sedangkan dari segi peningkatan kesejahteraan batin, Herliyan menambahkan, pembangunan kebudayaan mampu menumbuhkan nilai-nilai kesetiakawan sosial, nasionalisme, cinta terhadap budaya sendiri, toleransi, ramah, sopan santun dan toleransi tinggi. 

"Nilai-nilai ini, bukan saja diperlukan, tetapi sangat menentukan proses percepatan dan keberhasilan pembangunan di daerah ini secara keseluruhan. Karena itu, pengembangan budaya dijadikan salah satu dari delapan prioritas pembangunan di Kabupaten Bengkalis pada 2015. Peranan masyarakat dituntut aktif dalam pembangunan kebudayaan di daerah ini. Tanpa partisipasi pelaksanaan pembangunan kebudayaan tidak dapat berhasil dengan sukses," harapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis Eduar menambahkan, selain wisata domestik dari berbagai daerah di Riau, sejumlah wisatawan mancanegara juga datang untuk mengikuti kegiatan ritual mandi safar di Rupat Utara ini.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar