• Home
  • Traveler
  • Bupati Meranti Resmi Buka Helat Pesta Sungai Bakor 2014

Bupati Meranti Resmi Buka Helat Pesta Sungai Bakor 2014

Selasa, 12 Agustus 2014 15:27 WIB

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir secara resmi membuka kegiatan helat akbar Pesta Sungai Bakor 2014 yang dilaksanakan di Desa Bakor, Kecamatan Rangsang Bara, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam sambutannya Irwan mengatakan, Desa Bokor ini telah dicanangkan sebagai Desa Wisata Budaya pada tahun 2013 yang lalu, jika berbicara sebagai Desa Wisata Budaya sudah selayaknyalah Desa Bokor ini dengan seluruh kemampuan sumber daya manusia dan sumber daya alamnya harus mampu untuk berbuat dan menyuguhkan atraksi seni budaya dan seluruh potensi yang ada.

"Semua itu agar wisatawan nusantara dan wisatawan  mancanegara berkunjung untuk melihat dan menikmati daya tarik yang dimiliki Desa Bokor, salah satunya adalah helat Pesta Sungai Bokor yang sebentar lagi akan kita saksikan bersama," katanya, Senin (11/8/14).

Dikatakannya, kegiatan budaya ini harus dapat dilestarikan, ditumbuhkembangkan dan dipromosi buat mengisi pembangunan desa wisata budaya, sebab kegiatan utama yang mendukung pengembangan destinasi wisata dan salah satu yang sangat penting adalah pengembangan desa wisata agar kegiatan pariwisata dapat memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat lokal.

"Dalam pembangunan desa wisata Pemerintah hanya memfasilitasi perencanaan dan perancangan konsep pembangunan wilayah desa Wisata Budaya.  Untuk Bokor ini, melalui Satuan Kerja terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, nantinya untuk dapat berkoordinasi dan melakukan pemberdayaan masyarakat, merevitalisasi seni budaya setempat, pemberdayaan kuliner khas Desa Bokor, dan kegiatan lain yang terkait dengan penguatan kepariwisataan  Desa Bokor," ucapnya. 

Kata Irwan, pengembangan desa wisata Budaya di Desa Bokor dapat menjadi contoh bagaimana kekayaan budaya dan sejarah, serta perkembangan industri kreatif berbasis warisan budaya dan kearifan lokal erat kaitannya dengan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat, bagi desa desa yang lainnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Perencanaan dan pengembangan kawasan wisata budayaadalah merupakan salah satu bentukkonkret dari pelestarian budayadan manfaat bagi pengembangan kepariwisataan baik yang memilikinilai-nilai pelestarian aset budaya, agar aset budaya tersebut dapat berfungsi lebih optimal untuk peningkatan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya karya-karya budaya bangsa dalam bentuk manajemen pengelolaan kebudayaan dan kepariwisataan yang baik," katanya.

Sedangkan mengenai kawasan wisata budaya mengandung makna penguatan regulasi dan penyusunan pondasi kebijakan yang mempermudah dan menjamin pelaku-pelaku di bidang kebudayaan dan kepariwisataan bersinergi dan berkoordinasi. Kata dia, kawasan wisata budaya merupakan implementasi yang didasari kepada dua kepentingan yaitu mengembangkan kebudayaan dan kebudayaan sebagai bagian penting dalam menumbuhkembangkan kekuatan budaya lokal yang memiliki nilai unique selling point sebagai dasar untuk memasyarakatkan keunggulan komparatif dari segi budaya dan kepariwisataan.

"Pengelolaan kebudayaan dan kepariwisataan pada satu kawasan adalah dalam upaya mensinergikan berbagai kepentingan sebagimana makna dari suatu kawasan merupakan keterpaduan pengelolaan yang memiliki nilai promosi yaitu one stop service, intinya pada satu tempat dapat diberikan pelayanan dari berbagai jasa usaha pariwisata dan dapat menikmati berbagai sajian kesenian dan kawasan wisata budaya, mencerminkan pengelolaan wisatabudaya secara terpadu untuk tercapainya optimalisasi aset kepariwisataan dan kebudayaan sebagai langkah pemberdayaan masyarakat," jelasnya. 

Masih kata Irwan, menuju kepada pendekatan penting Community Based Tourism dan Community Based CultureCentered. Jadi dengan sendirinya helat yang seperti ini, jangan hanya di Desa Bokor saja, desa-desa yang yang lain juga mempunyai kesempatan untuk  berbuat dan harus mampu menggali potensi daya tarik yang bisa mengundang dan mendatangkan wisatawan untuk berkunjung di Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai ini.

"Kita yakin bahwa desa-desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti ini banyak memiliki potensi potensi wisata yang mempunyai nilai jual yang layak kepada wisatawan, inilah yang perlu kerja keras dan pemikiran kita bersama untuk membangun kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Meranti, mengingat letak geografis wilayah kita ini sangat strategis sebagai daerah transit dan pintu gerbang wilayah timur masuk wisatawan ke Provinsi Riau, baik itu wisatawan yang berasal dari Provinsi Kepulauan Riau maupun wisatawan dari luar negeri," katanya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengucapan terima kasih kepada para artis dan seluruh Sanggar sanggar seni budaya baik yang berasal dari luar negeri maupun dari Kabupaten/Kota yang turut serta berpartisipasi secara langsung memeriahkan helat Pesta Sunggai Bokor 2014 yang bertempat di Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Ucapan terima kasih juga tak lupa kami sampaikan kepada Kepala Desa Bokor, Panitia Pelaksana dan seluruh lapisan masyarakat desa bokor khususnya dan seluruh masyarakat Kecamatan Rangsang Barat pada umumnya, yang telah berpikir dan bekerja keras selama ini, demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pesta Sungai Bokor 2014 ini," ucapnya.

Terakhir Bupati Meranti Irwan Nasir, mengharapkan seluruh lapisan masyarakat Desa Wisata Budaya Bokor, agar dapat mempertahan adat budaya Melayu yang ramah tamah, sopan dan santun terhadap tamu yang berkunjung, dapat menyuguhkan karya-karya yang menarik, unik sehingga ini akan membuahkan suatu kesan yang positif bagi wisatawan untuk kembali berkunjung di desa.

"Kepada Pelaku seni budaya teruslah menggali dan melestarikan seni budaya yang dimiliki, karena dengan budaya inilah kita dapat dikenal dan dikenang sepanjang masa," demikian sambutan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar